Home » Aplikasi » 4 Alternatif Translate Aksara Jawa, Pakai Aplikasi dan Website

4 Alternatif Translate Aksara Jawa, Pakai Aplikasi dan Website

IuwashplusoridKendati tidak semua orang memahaminya, namun translate aksara Jawa bisa dijadikan alternatif untuk membantu menerjemahkannya. Aksara Jawa tentu bukan istilah baru yang terdengar asing di telinga. 

Aksara Jawa tergolong aksara tradisional dan cukup rumit dibanding aksara-aksara lainnya. Hal tersebut disebabkan karena aksara Jawa tidak bisa dipisahkan dengan aksara dasarnya. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang aksara ini, yuk simak ulasan berikut!

Pengertian Aksara Jawa dan Fungsinya

Pengertian Aksara Jawa dan Fungsinya

Aksara Jawa adalah aksara tradisional yang konon merupakan buatan Aji Saka, tokoh tersohor di tanah Jawa. Aksara ini memiliki nama lain, yakni aksara carakan atau disebut juga hanacaraka.

Selain itu, Aksara Jawa juga merupakan turunan dari aksara Brahmani yang lahir di India. Kendati demikian, aksara ini tidak hanya mampu membahasakan bahasa Jawa, tetapi juga bahasa-bahasa tradisional lain seperti Madura, Melayu, Sasak, hingga Sunda. Mengapa demikian?

Hal tersebut dikarenakan dulunya, di Pulau Jawa, terdapat ragam bahasa yang penulisannya menggunakan sistem aksara Jawa. Aksara ini aktif digunakan sebagai sistem penulisan karya sastra atau tulisan sehari-hari baik oleh orang-orang keraton maupun masyarakat biasa.

Tak pelak apabila aksara ini berfungsi sebagai sistem penulisan dan juga sebagai sarana komunikasi pada abad ke-15 sampai abad ke-20, sebelum akhirnya aksara ini tergantikan oleh aksara latin seperti yang kita kenal sekarang.

Jenis-Jenis Aksara Jawa

Jenis-Jenis Aksara Jawa

Tahukah kamu jika aksara Jawa ini tidak terdiri dari satu jenis saja? Yups, aksara jawa ini memiliki beragam jenis. Berikut jenis-jenis aksara Jawa yang perlu kamu ketahui!

1. Aksara Rekaan

Aksara rekaan ini merupakan istilah aksara Jawa yang digunakan untuk menuliskan huruf-huruf serapan bahasa Arab. Dimana pada masa itu, tak sedikit cerita-cerita dan karya sastra yang ditulis menggunakan bahasa Arab. Untuk dapat dibaca dan dipahami oleh orang-orang Jawa, maka dibuatlah aksara rekaan.

Baca Juga  14 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Islam, Primbon dan Psikologis

2. Aksara Sandhangan

Aksara sandhangan adalah aksara Jawa untuk memberikan tanda baca dan simbol tambahan pada huruf vokal. Selain untuk memberikan tanda baca, aksara sandhangan juga berfungsi untuk mengakhiri kalimat, membuka paragraf baru, atau memisahkan kalimat.

3. Aksara Swara

Aksara ini merupakan aksara Jawa untuk menuliskan suku kata yang tidak terdiri dari huruf konsonan pada awalnya. Dengan kata lain, aksara swara adalah huruf vokal yang terdiri dari A, I, U, E, serta O. Lalu kemudian aksara ini berkembang menjadi 14 dengan pelafalan yang pendek maupun panjang.

4. Aksara Wilangan

Sesuai namanya, aksara wilangan adalah aksara untuk menuliskan angka atau bilangan. Pada dasarnya, penulisan angka ini sama seperti menuliskan aksara Jawa pada umumnya. Akan tetapi, cara membacanya adalah dari kanan ke kiri selayaknya membaca huruf atau tulisan Arab.

Angka atau bilangan yang berada di paling kanan adalah angka terbesar, sedangkan yang ada di kiri adalah angka terkecil. Aksara wilangan ini terdiri dari 10 bilangan, yakni 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9. 

5. Aksara Wyanjana

Selanjutnya ada Aksara Wyanjana yang terdiri dari konsonan dan juga vokal. Pada dasarnya, aksara Jawa mempunyai 33 aksara wyanjana yang mana aksara ini kerap digunakan dalam bahasa Kawi dan Sansekerta.

Tiga puluh tiga aksara wyanjana tersebut adalah ba, bha, ca, cha, da, ḍa, dha, ḍha, ga, gha, ha, ja, jha, ka, kha, ma, na,  ṇa, ṅa, ña, pa, pha, sa, ṣa, śa, ta, ṭa, tha, ṭha, dan ya. Aksara-aksara tersebut disederhanakan menjadi aksara Jawa pasangan.

6. Aksara Jawa Pasangan

Aksara Jawa pasangan adalah aksara dasar yang mempunyai pasangan. Ada 20 huruf dalam aksara ini, diantaranya adalah ha, na, ca, ra, ka, da, ta, sa, wa, la, pa, da, ja, ya, nya, ma, ga, ba, tha, dan nga dimana masing-masing huruf tersebut memiliki pasangannya sendiri.  

Aksara Jawa pasangan hanya boleh ditulis di tengah kata dan kalimat. Aksara ini pun ditulis setelah aksara yang hendak dimatikan huruf vokalnya. Misalnya ketika hendak menulis ‘keraton Jogja’ tanpa pasangan, maka akan berbunyi ‘keratonaJogja’.

Baca Juga  Hitungan Weton Jawa Untuk Pernikahan dan Maknanya

Sehingga huruf ‘na’ harus dimatikan dengan cara menambahkan pasangannya berupa huruf ‘ja’ di bawah huruf ‘na’ agar vokalnya menjadi hilang. Terdengar rumit, bukan?

Oleh karenanya, sekarang ini banyak sekali kiat-kiat untuk menerjemahkan aksara Jawa ke bahasa Indonesia. Berikut telah kami rangkum cara menerjemahkan aksara Jawa yang mungkin sangat bermanfaat bagi kamu!

Cara Translate Aksara Jawa Melalui Website

Cara Translate Aksara Jawa Melalui Website

Hidup di zaman teknologi sudah berkembang sangat canggih memang sebuah berkat lantaran segala hal menjadi serba mudah, termasuk dalam menerjemahkan aksara Jawa ini. Lantas, bagaimana saja caranya?

1. Cara Translate Aksara Jawa Menggunakan Website Benny

Memang terdapat beberapa website yang menawarkan layanan menerjemahkan aksara Jawa. Cara menerjemahkan aksara Jawa tanpa aplikasi ini umumnya bisa diakses secara gratis. Berikut adalah website translate aksara Jawa dan bagaimana cara untuk mengaksesnya!

2. Website Sebuah Utas

Salah satu website yang direkomendasikan untuk menerjemahkan aksara Jawa adalah Sebuah Utas. Website ini sangat cocok untuk kamu yang ingin mendalami aksara Jawa lantaran banyak pembahasan menarik di dalamnya. Untuk menerjemahkan aksara Jawa di website ini, kamu perlu mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Masuk ke laman https://www.sebuahutas.com/aksara-jawa/
  • Scroll hingga kamu menemukan dua kolom bertajuk ‘Translate Latin – Aksara Jawa dan Sebaliknya’
  • Pada kolom kiri, kamu bisa menuliskan kalimat yang ingin diterjemahkan, lalu hasil terjemahannya akan muncul pada kolom bagian kanan
  • Kamu bisa menyalin teks yang sudah diterjemahkan tersebut

3. Website Kongresaksarajawa

Website dengan laman yang memuat logo Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta ini menyediakan tools translate aksara jawa foto tanpa aplikasi yang mana website ini menawarkan transliterasi lewat unggahan foto. Adapun kiat-kiatnya adalah sebagai berikut:

  • Masuk ke laman kongresaksarajawa.id
  • Nantinya, akan tampil sebuah kotak bertuliskan ‘OCR Aksara Jawa’ dimana pada kolom tersebut disediakan kolom untuk mengunggah foto bertuliskan aksara Jawa
  • Setelah selesai diunggah, klik ‘Proses’ dan tunggu hingga foto selesai ditransliterasi ke bahasa Indonesia

Website ini pun menyediakan translate secara manual yakni dengan cara mengetikkan kata yang hendak diterjemahkan. Langkah-langkahnya adalah:

  • Buka kongresaksarajawa.id
  • Scroll sedikit ke bawah hingga menemukan kotak kolom kosong bertajuk ‘Salin  Aja’ sebagai tempat kamu mengetikkan kata yang hendak diterjemahkan
  • Pada bagian atas, terdapat tiga pilihan transliterasi, yakni ‘bahasa Indonesia huruf latin ke bahasa Indonesia aksara Jawa’, ‘bahasa Indonesia aksara Jawa ke bahasa Indonesia huruf latin’, serta ‘bahasa Indonesia aksara latin ke bahasa Jawa aksara Jawa’
  • Hasil transliterasi tersebut bisa langsung kamu lihat atau kamu salin
Baca Juga  7 Situs YouTube Download Terbaik Dengan Fitur Terlengkap dan Gratis

Cara Translate Aksara Jawa Menggunakan Aplikasi

Cara Translate Aksara Jawa Menggunakan Aplikasi

Tidak hanya menggunakan website, menerjemahkan aksara Jawa ke huruf latin juga bisa menggunakan aplikasi. Sebab dewasa ini, banyak pengembang yang telah menciptakan aplikasi-aplikasi transliterasi aksara Jawa yang bisa diunduh lewat Play Store. Beberapa rekomendasi aplikasi tersebut adalah sebagai berikut:

1. Aksara Jawa

Aplikasi yang sudah dikembangkan sejak 2016 ini telah diunduh lebih dari 1 juta pengguna. Fitur transliterasinya sudah mendukung aksara swara, rekaan, sandhangan, wilangan, dan aksara murda. Untuk menggunakannya semudah menggunakan google translate, yakni dengan cara:

  • Instal aplikasi Aksara Jawa lewat Play Store
  • Setelah terinstal, buka aplikasi tersebut
  • Pilih tools Latin – Aksara Jawa atau Aksara Jawa – Latin
  • Ketik tulisan yang hendak ditranslate
  • Klik tombol translate, maka akan muncul transliterasi yang diinginkan

Kendati mudah digunakan, namun aplikasi ini tidak mendukung fitur copy-paste sehingga apabila kamu ingin mengonversi aksara Jawa ke latin, kamu mesti mengetiknya secara manual. 

2. Nulis Aksara Jawa

Namanya sedikit mirip dengan aplikasi sebelumnya, namun aplikasi ini telah rilis sejak 2014 silam dan sudah mendukung transliterasi aksara Jawa termasuk aksara wilangan. Fitur yang terdapat dalam aplikasi ini adalah konversi dan juga kolom untuk mengetik. Untuk mengoperasikan aplikasi ini bisa mengikuti kiat-kiat berikut:

  • Unduh dan instal aplikasi Nulis Aksara Jawa
  • Setelah terinstal, buka aplikasinya
  • Ketik kalimat yang ingin diterjemahkan ke dalam aksara Jawa, lalu tekan tombol refresh
  • Setelah itu, akan muncul hasil konversinya. Kamu bisa meng-copy teks tersebut

Meski menyediakan fitur copy, namun aplikasi ini hanya bisa menerjemahkan huruf latin ke aksara Jawa, tidak sebaliknya. Selain itu, sebelum menerjemahkannya, ada baiknya sebelum menerjemahkan di aplikasi ini kamu telah membaca keterangan dan petunjuk yang disediakan agar tidak terjadi kesalahan transliterasi.

Itulah translate aksara Jawa baik lewat website maupun aplikasi. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kamu terutama bagi yang sedang kebingungan untuk menerjemahkan aksara Jawa!

Baca Juga:

Jangan sampai ketinggalan informasi terkini seputar teknologi dan tutorial terbaru dari Iuwashplus.or.id:

DMCA.com Protection Status