English Indonesia
Senin, 29 Juni 2020

Jaga Pasokan Air Baku, PDAM Tirta Kahuripan dan Swasta Akan Bangun Sumur Resapan

Jaga Pasokan Air Baku, PDAM Tirta Kahuripan dan Swasta Akan Bangun Sumur Resapan

PDAM Tirta Kahuripan bekerja sama dengan USAID IUWASH PLUS menggelar seminar daring bertajuk Sumur Resapan Menjamin Keberlangsungan Bisnis Pelayanan Air Minum, Antisipasi Krisis Air, dan Penanggulangan Banjir, Kamis (25 Juni 2020).

Seminar ini dilakukan untuk menindaklanjuti rekomendasi kajian kerentanan dan rencana aksi mata air Ciburial yang dilakukan pemerintah Kabupaten Bogor dan USAID IUWASH PLUS pada 2019.

Mata air Ciburial adalah salah satu sumber air baku utama PDAM Tirta Kahuripan untuk memasok air bagi penduduk Kabupaten Bogor. Namun, debit mata air ini menurun selama 14 tahun terakhir.

Kajian kerentanan mata air Ciburial menunjukkan debit air turun dari 506 liter per detik pada 2005 menajdi 330 liter per detik pada 2019. Hal ini dapat diatasi dengan membangun 1.750 hingga 2.000 sumur resapan di daerah tangkapan mata air.

Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin, menjelaskan bahwa sumur resapan tidak hanya meningkatkan debit mata air Ciburial, menjamin keberlangsungan layanan air minum PDAM, tapi juga cadangan air sumur gali masyarakat.

Lebih lanjut, Sekda Kabupaten Bogor berharap bahwa sumur resapan dapat menghindari kerusakan akibat gerusan dan genangan air hujan serta membantu mengurangi banjir di daerah hilir.

Dalam seminar ini, PDAM Tirta Kahuripan menyatakan komitmennya untuk membangun 471 sumur resapan. Sementara itu, PT. Tirta Guna Persada akan membangun lima unit dan CV Kanaka Adi Jaya akan membuat empat sumur resapan.

Pemerintah Kabupaten Bogor dan PDAM Tirta Kahuripan akan terus mengajak pihak-pihak lain untuk membangun lebih banyak sumur resapan.

Available in enEnglish (English)

Mitra