English Indonesia
Senin, 25 Februari 2019

Pelatihan Pembuatan Anggaran Responsif Gender di Kabupaten Lumajang

Pelatihan Pembuatan Anggaran Responsif Gender di Kabupaten Lumajang

Bappeda Kabupaten Lumajang, dengan bantuan USAID IUWASH PLUS, melaksanakan pelatihan cara membuat anggaran yang responsif gender di Kantor Bappeda Kabupaten Lumajang pada tanggal 19 dan 20 Februari 2019.

Pelatihan dua hari ini bertujuan meningkatkan kapasitas staf pemerintah Kabupaten Lumajang dalam menyusun anggaran responsif gender.

Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 40 orang yang mewakili Sekda Lumajang, Bappeda Lumajang, dan 20 kecamatan di Kabupaten Lumajang.

Pelatihan ini diawali dengan diskusi tentang konsep gender, kesenjangan gender, dan perencanaan responsif gender. Dari diskusi tersebut, peserta juga belajar tentang cara mengarusutamakan gender dalam rencana strategis.

Selain itu, melalui pelatihan ini para peserta juga belajar menggunakan alat penyusunan anggaran yang responsif gender, seperti Gender Analysis Pathway (GAP), Gender Budget Statement (BGS), dan Terms of Reference (TOR), untuk menyusun anggaran responsif gender untuk DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) mereka. Praktik ini menyadarkan peserta bahwa masih banyak DPA belum mempunyai data gender terpilah yang diperlukan untuk analisis kesenjangan gender.

“[Ketika kita] bekerja, kita harus mencapai output yang jelas, tidak hanya sekedar menggugurkan kewajiban untuk melaksanakan Rencana Kerja Anggaran (RKA),” ujar Meylia Ernasiwi, staf Bidang Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Lumajang.

Pelatihan penyusunan anggaran yang responsif gender ini menghasilkan beberapa tindak lanjut, antara lain (1) setiap OPD mengumpulkan data terpilah gender ke Bappeda pada 5 Maret 2019; (2) setiap OPD mengumpulkan revisi GAP, GBS, dan TOR tahun 2020 mereka masing-masing pada 11 Maret 2019; (3) kecamatan mengumpulkan data gender terpilah dari daftar hadir setiap kegiatan; (4) mengkaji ulang dan merevisi rencana strategis (renstra) dan memastikan renstra sudah responsif gender; (5) OPD menyusun anggaran responsif gender untuk satu kegiatan di setiap program, dan kecamatan menyusun anggaran responsif gender untuk satu program; dan, (6) OPD yang belum membuat anggaran yang responsif gender tidak akan menerima dana.

USAID IUWASH PLUS akan membantu Bappeda untuk memonitor pelaksanaan rencana tindak lanjut tersebut dan mengadvokasi penentu kebijakan untuk mendukung pengarusutamaan gender dalam program pemerintah.

Pelatihan penyusunan anggaran responsif gender ini merupakan program tahunan Bappeda. Tahun ini, Bappeda Lumajang menyelenggarakan pelatihan ini dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilaksanakan sekitar minggu kedua Februari 2019 dan dihadiri oleh OPD lain selain Sekda dan kecamatan.

 

Available in enEnglish (English)

Mitra