Home » Islami » Doa Bercermin Sesuai Sunnah Serta Hukum Membacanya

Doa Bercermin Sesuai Sunnah Serta Hukum Membacanya

Bercermin merupakan aktivitas yang lazim dilakukan sehari-hari, seperti ketika hendak bepergian atau sekedar melihat penampilan. Seperti kegiatan lainnya, ada doa bercermin yang sebaiknya diamalkan agar bisa mendatangkan kebaikan bagi siapa saja yang mengamalkannya.

Mungkin selama ini yang paling umum diamalkan adalah doa sebelum dan sesudah makan, doa mau tidur dan bangun tidur serta doa ketika bepergian. Namun ternyata saat bercermin pun umat muslim dianjurkan untuk berdoa. Tentu ada banyak keutamaan dari doa tersebut.

Hukum Membaca Doa Bercermin dalam Islam

Hukum Membaca Doa Bercermin dalam Islam

Pada dasarnya hukum bercermin dalam Islam adalah mubah atau boleh. Sehingga tidak menjadi masalah jika seorang muslim bercermin untuk melihat dan merapikan penampilannya. Karena hukumnya mubah, maka hal itu pun tidak akan mendatangkan pahala jika hanya sebatas bercermin.

Meskipun boleh, namun ada kalanya bercermin justru menimbulkan kemudharatan. Terlebih jika saat bercermin muncul sifat ujub dan riya, hingga kesombongan yang tentunya tidak disukai Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Sifat ujub dan sombong tersebut bisa muncul saat bercermin karena merasa wajahnya sangat cantik atau tampan sehingga membandingkan dengan orang lain yang dianggap kurang menarik. Meski begitu, bercermin juga bisa mendatangkan kebaikan karena semua tergantung pada niatnya.

Seperti ketika seseorang yang bercermin kemudian mengagumi dan takjub akan Kebesaran Allah karena membuat wajah dengan bentuk yang sedemikian menarik dan proporsional. Hal ini akan meningkatkan rasa syukur di dalam diri sehingga semakin tergerak untuk mendekat kepada Allah SWT.

Bahkan dengan bacaan doa saat bercermin, hal itu bisa mendatangkan kebaikan dan pahala. Terlebih dengan ucapan Alhamdulillah yang merupakan doa yang paling utama.

Baca Juga: Doa Sebelum Tidur dan Amalan Sunnah Nabi SAW Sebelum Tidur

Doa Ketika Bercermin Arab, Latin, Artinya dan Audio

Doa Ketika Bercermin Arab, Latin, Artinya dan Audio

Doa yang dilakukan saat bercermin sudah dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam. Dengan mengamalkan doa tersebut dalam aktivitas bercermin sehari-hari maka, hal itu akan mendatangkan kebaikan dan pahala. Adapun doanya adalah seperti berikut:

1. Doa Saat Bercermin yang Pendek

Salah satu doa yang bisa dipanjatkan saat bercermin adalah doa pendek yang tentunya mudah untuk dihafal dan diamalkan sehari-hari. Berikut ini doa bercermin pendek dan umum digunakan:

اللَّهُمَّ كَمَا حَسَّنْتَ خَلْقِي فَحَسِّنْ خُلُقِي

Bacaan doa bercermin dalam bahasa latin: Allahumma kamaa hassanta kholqii fahassin khuluqi.

Artinya: “Ya Allah, sebagaimana Engkau baguskan tubuhku, maka baguskanlah akhlakku.” (Hadits shahih riwayat Ibnu Hibban, Al Baihaqi, dan Abu Ya’la).

Baca Juga  Urutan Dzikir Setelah Sholat yang Tepat Lengkap Arab Dan Latin

Bacaan doa bercermin dalam bentuk suara audio:

2. Doa Saat Bercermin yang Panjang

Selain doa bercermin yang pendek, ada pula doa lainnya yang dicontohkan Rasulullah SAW saat bercermin. Doa yang satu ini lebih panjang dari doa sebelumnya, namun tetap mudah untuk dihafalkan. Berikut ini adalah doanya:

اَلْحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِى سَوَّى خَلْقِى فَعَدَّلَهُ وَكَرَّمَ صُوْرَةَ وَجْهِى فَحَسَّنَهَاوَجَعَلَنِى مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ

Alhamdulillahilladzi sawwaa khalqii fa’addalahu wa karrama shurata wajhii fahassanaha waja’alanii minal muslimin.

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menyempurnakan dan memperbaiki penciptaanku, memuliakan bentuk wajahku, maka Dia membaguskan dan menjadikan aku termasuk orang-orang Islam.” (HR Ibnu as-Sani).

3. Doa Agar Tampan Seperti Nabi Yusuf

Ketampanan Nabi Yusuf tidak perlu diragukan lagi karena Allah telah menganugerahkan paras tampan yang sangat luar biasa. Bagi yang ingin diberikan ketampanan seperti Nabi Yusuf, berikut ini doa lengkap saat bercermin yang bisa dilafalkan:

            الَّلهُمَّ جَئَلْنِى نُوْرُ يُوْسُفَ عَلَى وَجْهِي فَمَنْ رَ اَنِى يُحِبُّنِي مَحَبَّتَنْي

Allaahumma ‘alnii nuuru yusufa ala wajhii fa man ro aanii yuhibbunii mahabbatan.

Artinya: Ya Allah, jadikanlah nur cahaya Nabi Yusuf pada wajahku, dan bagi siapa yang melihat akan menjadi kagum serta memiliki cinta kasih kepadaku,”.

Adab Bercermin Sesuai Sunnah Nabi

Adab Bercermin Sesuai Sunnah Nabi

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa hukum bercermin dalam Islam adalah mubah sehingga tidak dilarang. Meski begitu ada beberapa adab yang sebaiknya diperhatikan ketika seorang muslim sedang bercermin. Apa saja adab yang dimaksud yang sesuai dengan sunnah nabi, berikut ini penjelasannya.

1. Membaca Doa Saat Bercermin

Salah satu adab yang harus diperhatikan saat bercermin adalah melafalkan bacaan doa bercermin sesuai tuntunan sunnah. Doa sendiri sangat dianjurkan dalam melakukan aktivitas apapun, termasuk saat sedang bercermin.

Dengan doa tersebut maka diharapkan setiap muslim akan semakin bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah berikan, termasuk wajah. Karena wajah yang ada pada diri merupakan kehendak dan karunia dari Allah SWT dan sudah seharusnya kita selalu mensyukurinya.

Doa tersebut juga dimaksudkan untuk memohon kepada Allah SWT agar memperindah akhlak yang dimiliki sebagaimana Allah SWT telah memperindah fisik kita.

2. Bersyukur Atas Karunia Allah SWT

Dengan bercermin diharapkan kita akan semakin bersyukur dengan kondisi fisik yang telah Allah SWT karuniakan. Karena pada dasarnya Allah telah menciptakan manusia dalam kondisi yang sebaik-baiknya.

Apa yang ada pada diri manusia secara fisik sudah sempurna dan proporsional sesuai dengan kehendak Allah SWT Yang Maha Besar. Itulah mengapa saat bercermin, rasa syukur harus diucapkan karena sudah diberikan fisik yang sempurna.

3. Sewajarnya dan Tidak Berlebihan

Adab berikutnya setelah membaca doa bercermin sesuai sunnah dan bersykur adalah tidak berlebihan dalam bercermin. Seperti ketika sudah berhias dan kemudian bercermin berkali-kali untuk memastikan riasannya masih sempurna dan tidak berantakan.

Baca Juga  Tahiyat Akhir dan Tahiyat Awal Serta Hukum Membaca Tahiyat

Meskipun terlihat sepele, namun sebaiknya bercermin dilakukan sewajarnya saja. Karena dengan sering bercermin dan bolak-balik ke cermin untuk berhias justru akan merepotkan diri sendiri dan membuat orang lain merasa risih.

4. Tidak Perlu Berlama-lama

Selain sewajarnya dan tidak berlebihan, bercermin juga sebaiknya tidak perlu berlama-lama. Jadi setiap kali bercermin sebentar saja sudah cukup untuk sekedar merapikan diri dan penampilan. Mengapa tidak boleh berlama-lama saat bercermin?

Seperti yang diketahui, manusia cenderung merasa kurang dengan apa yang sudah Allah SWT berikan kepadanya. Termasuk ketika sedang bercermin. Jika terlalu lama bercermin, maka hal itu akan menimbulkan rasa tidak puas dengan apa yang sudah melekat pada diri sendiri.

Seperti ketika lama bercermin dan membandingkan hidung yang dianggap kurang mancung dibandingkan orang lain atau mata yang dianggap terlalu sipit dan lain sebagainya. Rasa tidak puas tersebut akan membuat seseorang lupa untuk bersyukur.

Rasa tidak puas dan tidak bersyukur tersebut menjadi celah bagi setan untuk menyesatkan. Misalnya jadi ada keinginan untuk mengubah bentuk wajah dengan operasi plastik dan lain sebagainya. Padahal yang Allah SWT berikan sudah yang terbaik.

5. Jangan Membanggakan Diri

Adab terakhir yang perlu diperhatikan ketika sedang bercermin adalah jangan membanggakan diri dan sombong dengan apa yang telah Allah SWT karuniakan. Misalnya diberikan wajah yang cantik dan tampan, maka sebaiknya banyak-banyak bersyukur dan tidak boleh sombong.

Itulah mengapa sangat penting untuk membaca doa bercermin agar setiap umat muslim terhindar dari sifat sombong dan ujub yang sangat tidak disukai oleh Allah. Karena wajah yang cantik dan tampan tersebut merupakan sebuah nikmat dari Allah SWT yang harus disyukuri.

Sifat sombong sendiri merupakan sifat yang dibenci Allah, sehingga sudah seharusnya dihindari oleh umat muslim agar tidak dimurkai Allah SWT. Hal ini seperti yang telah difirmankan Allah dalam QS. Luqman: 18 yang artinya adalah:

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۚ

18. Dan janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia (karena sombong) dan janganlah berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.

6. Bersikap Rendah Hati

Meskipun dikaruniai dengan wajah yang rupawan, namun sebagai umat muslim harus tetap rendah hati dan tidak menyombongkan diri. Toh, wajah cantik dan tampan hanya bersifat sementara, karena seiring berjalannya usia wajah yang cantik dan tampan akan memudar.

Dengan demikian saat bercermin sebaiknya tetap rendah hati dan tidak merasa sebagai yang tercantik atau tertampan dibandingkan yang lain. Jika digali lebih jauh lagi, Allah bahkan tidak melihat pada rupa dan harta yang dimiliki manusia tetapi kepada hati dan imannya.

7. Tetap Sabar

Adab selanjutnya adalah tetap sabar. Karena ada kalanya seseorang mendapatkan ujian di dunia dengan kondisi wajah yang tidak sempurna atau mengalami kecelakaan hingga membuat wajahnya berubah atau cacat. Kondisi ini pun tidak boleh membuat putus asa.

Baca Juga  Doa Untuk Orang Sakit Supaya Cepat Sembuh Arab dan Latin

Islam selalu mengajarkan untuk terus bersyukur dan tidak berputus asa apapun kondisinya. Karena apa yang dialami di dunia ini sifatnya hanya sementara, sehingga sudah seharusnya setiap umat muslim bersabar. Termasuk ketika kondisi fisiknya tidak sesuai yang diinginkan.

Dengan membaca doa bercermin yang benar akan membuat kita semakin bersyukur dan mencintai diri kita seperti yang telah Allah kehendaki. Bahkan dalam sebuah hadits pun disebutkan bahwa semua urusan orang mukmin adalah baik.

Karena seorang mukmin yang bersyukur ketika diberikan kesenangan, maka hal itu adalah baik baginya. Demikian juga ketika sedang diuji dengan kesusahan dan dia bersabar, maka hal itu pun lebih baik baginya.

8. Tidak Merasa Kecil Hati

Adab terakhir saat bercermin masih berkaitan dengan adab sebelumnya. Yaitu tidak berkecil hati ketika dikaruniakan fisik yang kurang sempurna. Apapun kondisi yang telah Allah SWT berikan, maka itulah yang terbaik sehingga harus selalu disyukuri.

Baca Juga: Doa Sayyidul Istighfar: Cara Membaca & Makna Setiap Kalimatnya

Keutamaan Doa Bercermin

Keutamaan Doa lihat wajah di cermin

Setiap doa memiliki keutamaan dan manfaat yang baik bagi siapa yang mengucapkannya, demikian juga dengan doa yang dipanjatkan saat bercermin. Adapun keutamaan membaca doa tersebut adalah seperti di bawah ini.

1. Meningkatkan Rasa Syukur Kepada Allah SWT

Salah satu keutamaan membaca doa saat bercermin adalah bisa meningkatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Karena apa yang ada pada diri kita merupakan karunia yang telah Allah berikan. Dan karunia tersebut harus selalu disyukuri.

Rasa syukur tersebut juga akan membuat seseorang lebih percaya diri dengan apa yang sudah Allah karuniakan kepadanya. Karena orang yang tidak bersyukur akan merasa tidak puas dengan apa yang ada pada dirinya sehingga justru memunculkan rasa kurang percaya diri.

2. Dijauhkan dari Keburukan

Doa pada saat bercermin akan mendatangkan kebaikan dan dijauhkan dari keburukan. Karena doa yang dipanjatkan adalah memohon agar diberikan akhlak yang baik sehingga tidak merasa ujub apalagi sombong dengan paras rupawan yang dianugerahkan.

Justru kecantikan dan ketampanan yang Allah anugerahkan bisa semakin meningkatkan rasa syukur. Rasa syukur tersebut bisa diwujudkan dengan tetap rendah hati, tidak meremehkan orang lain apalagi menghina wajah seseorang yang dianggap kurang menarik.

3. Mendatangkan Pahala

Membaca doa bercermin dalam Islam akan mendatangkan pahala. Dengan memanjatkan doa maka seseorang telah menjalankan sunnah Rasulullah SAW. Karena Rasulullah telah mengajarkan untuk berdoa dalam setiap aktivitas, termasuk saat bercermin.

Jadi meskipun terlihat sangat sederhana, hanya membaca doa sesuai sunnah saat bercermin, namun hal itu ternyata bisa mendatangkan pahala. Padahal setiap hari setiap muslim pasti bercermin, walaupun hanya sekedar merapikan rambut atau mengenakan hijab.

Baca Juga: Doa Wudhu Arab Latin Beserta Cara Wudhu yang Benar

4. Terhindar dari Siksa Api Neraka

Salah satu isi doa ketika bercermin adalah memohon diberikan akhlak yang baik. Seseorang yang memiliki akhlak baik tentu tidak akan melakukan hal-hal yang buruk dan dibenci Allah SWT. Seperti merendahkan orang lain atau bahkan menghina orang lain.

Dengan membaca doa tersebut maka keutamaan yang bisa didapatkan adalah terhindar dari siksa api neraka. Dengan bersyukur, seseorang akan terhindar dari sifat sombong. Sombong sendiri merupakan sifat yang sangat dibenci Allah sehingga bisa menjerumuskan ke neraka.

Doa bercermin merupakan amalan sederhana yang memiliki manfaat dan keutamaan yang sangat luar biasa. Dengan mengamalkan doa tersebut dalam aktivitas sehari-hari saat bercermin, maka hal itu akan mendatangkan kebaikan dan pahala. Sehingga lebih bersykur dan terhindar dari kesombongan.

Aktifkan notifikasi untuk berita dan artikel terbaru kami di Google News iuwashplus.or.id

Jangan sampai ketinggalan informasi terkini seputar teknologi dan tutorial terbaru dari Iuwashplus.or.id:

DMCA.com Protection Status