English Indonesia
Selasa, 3 Agustus 2021

Lokakarya Evaluasi dengan Tim Replikasi Mojang Sekati Kota Surakarta

Lokakarya Evaluasi dengan Tim Replikasi Mojang Sekati Kota Surakarta

Pada 28 Juli 2021, DisPerumKPP Kota Surakarta bersama USAID IUWASH PLUS memfasilitasi rapat pertama antara Tim Replikasi Mojang Sekati dan para pemangku kepentingan. Tim Replikasi Mojang Sekati, terdiri dari beberapa dinas terkait, LSM lokal, dan tim monitoring dan evaluation (M&E) dari enam kelurahan, adalah tim yang dibentuk pada April 2021 untuk mengoordinasikan kegiatan M&E yang berkenaan dengan sanitasi, air minum, dan perilaku higiene di Kota Surakarta. Keenam kelurahan tersebut terdiri dari empat area dukungan USAID IUWASH PLUS, yakni Kelurahan Mojo, Setabelan, Kadipiro, dan Sangkrah, dan dua kelurahan replikasi, yakni Kelurahan Tipes dan Mojosongo. Replikasi di Kelurahan Tipes dan Mojosongo sudah berlangsung sejak Augustus 2020, sebelum Tim Mojang Sekati terbentuk.

Rapat ini melibatkan 42 peserta daring, termasuk Kabid Perumahan DisperumKPP, Gunawan Adi Pratio; Kasubbid Pengelolaan Lingkungan Hidup Bappeda, Nugraheni Dwi Hastuti; para perwakilan DUPR, Dinkes, dan AKSANSI; para sanitarian dari lima puskesmas; dan enam tim M&E.

Lokakarya ini memberikan kesempatan kepada DisPerumKPP untuk mensosialisasikan SK Sekda No. 610.05/17 of 2021 tentang pembentukan Tim Replikasi Mojang Sekati. USAID IUWASH PLUS memfasilitasi dan memberikan input bagi proses penyusunann SK tersebut pada awal 2021. Tim Mojang Sekati berencana untuk mereplikasi pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di dua kelurahan lain selain di Kelurahan Tipes dan Mojosongo, meskipun mereka belum mengidentifikasi kedua kelurahannya. Penyesuaian rencana kerja terkait situasi pandemi COVID-19 juga dibahas saat rapat.

Para peserta lokakarya menyetujui dua target utama bagi tahun anggaran 2021: pembangunan Sistem Pengelolaan Limbah Air Terpusat (SPALDS) di Wates dan Kadipiro dan pembentukan dua tim M&E di dua kelurahan baru. Bappeda juga menyampaikan komitmennya untuk memfasilitasi rapat-rapat pemangku kepentingan yang bertujuan untuk memaparkan dan membahas Rencana Kerja Masyarakat.

Nugraheni Dwi Hastuti, Kepala Sub Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup Bappeda Kota Surakarta, meminta agar, “Kegiatan monev partisipatif terus dilakukan karena RKM yang dihasilkan bisa menjadi bahan musyawarah lingkungan yang sangat bagus. Saya juga mendukung pelaksanaan stakeholder meeting terus dilakukan dan akan fasilitasi organisir OPD terkait.”

Sebagai tindak lanjut dari diskusi ini, DisPerumKPP dan tim replikasi akan segera menentukan dua kelurahan yang akan membentuk tim M&E baru dan memulai persiapan bagi proses STBM-nya. Sementara itu, tim M&E yang sudah berjalan akan mempersiapkan diri bagi kegiatan monitoring dan evaluasi pada bulan Agustus 2021.

 

Available in enEnglish (English)

Mitra