English Indonesia
Rabu, 5 Desember 2018

Deputy Mission Director USAID Mengunjungi Kota Jayapura

Deputy Mission Director USAID Mengunjungi Kota Jayapura

Deputy Mission Director USAID, Ryan Washburn, mengunjungi Kota Jayapura pada 29 November 2018 untuk melihat pelaksanaan program USAID di lapangan.

Selama kunjungan ini, Deputy Mission Director bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi di Papua, seperti Asisten III Bidang Umum Provinsi Papua, Kepala Bappeda Kabupaten Jayapura mewakili Bupati Jayapura, dan Bappeda provinsi Papua untuk membahas dukungan USAID di Papua.

Dalam diskusi tersebut, perwakilan program USAID di Papua, seperti USAID IUWASH PLUS, USAID LESTARI, dan USAID SCAA, juga mempresentasikan tentang program mereka masing-masing secara singkat.

Asisten III Bidang Umum Provinsi Papua, Elysa Auri, sangat mengapresiasi program USAID di Papua dan berharap program tersebut berjalan baik dengan dukungan pemerintah daerah.

Pertemuan ini diikuti dengan kunjungan lapangan ke RT 03/RW 05 Kelurahan Imbi untuk melihat kolaborasi USAID IUWASH PLUS dan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU). Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan akses sanitasi masyarakat melalui pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal dan perubahan perilaku.

Dalam kolaborasi ini, KOTAKU bertanggungjawab atas pembangunan sarana, dan USAID IUWASH PLUS membantu kegiatan perubahan perilaku.

Berdasar data survei dasar USAID IUWASH PLUS di 2018, lebih dari setengah dari total 56 KK di RT 03/RW 05 di Kelurahan Imbi  tidak mempunyai akses terhadap toilet dengan tangki septik. Sebagian besar masyarakat bekerja sebagai buruh harian dan tidak mampu membangun sarana tersebut secara swadaya.

Pembangunan IPAL Komunal di RT 03/RW 05, Kelurahan Imbi telah dimulai pada Agustus 2018 dan saat ini sedang berjalan. Nantinya, sepuluh rumah akan tersambung dengan IPAL komunal ini setelah sarana tersebut selesai dibangun.

“Masyarakat perlu memperkuat diri untuk memelihara fasilitas ini,” pesan Deputy Mission Director USAID, Ryan Washburn.

Selain melihat pembangunan IPAL Komunal, Deputy Mission Director juga mendengar bahwa PDAM Jayapura masih mempunyai tingkat kehilangan air tinggi, yaitu 46%. Untuk mengatasi masalah ini, USAID IUWASH PLUS membantu PDAM Jayapura untuk mengumpulkan informasi jaringan perpipaan PDAM secara digital menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Ini dimaksudkan untuk memudahkan PDAM Jayapura memantau lokasi kebocoran air dengan lebih baik.

USAID IUWASH PLUS juga akan membantu PDAM Jayapura untuk membuat rencana bisnis untuk meningkatkan kinerja usahanya.

Menanggapi hal ini, Wakil Walikota Jayapura dan Dewan Pengawas PDAM Jayapura berkomitmen akan menggunakan rencana bisnis tersebut sebagai bagian dari evaluasi tahunan direksi PDAM.

Available in enEnglish (English)

Mitra