English Indonesia
Senin, 30 April 2018

Kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi ke Kabupaten Sidoarjo dan Gresik

Kunjungan Tim Monitoring dan Evaluasi ke Kabupaten Sidoarjo dan Gresik

Tim monitoring dan evaluasi yang terdiri dari perwakilan dari Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Kesehatan, dan BPPSPAM, didampingi oleh tim USAID, mengunjungi Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik pada tanggal 11-13 April 2018. Kunjungan ini bertujuan untuk melihat perkembangan pelaksanaan kegiatan program USAID IUWASH PLUS di lapangan dan  mengumpulkan masukan dari mitra lokal. Agenda kunjungan monitoring dan evaluasi terdiri dari sesi presentasi dan diskusi dengan kepala dan pejabat kabupaten, termasuk staf organisasi perangkat daerah (OPD), dilanjutkan dengan kunjungan lapangan.

Pada tanggal 11 April 2018, tim monitoring mengunjungi Kabupaten Sidoarjo. Kunjungan dimulai dengan sambutan dari Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin, dilanjutkan dengan presentasi dari Bappeda Sidoarjo mengenai program kerjas ama antara pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan USAID IUWASH PLUS, dilanjutkan dengan sesi diskusi yang dipimpin oleh kepala Bappeda, Agoes Boedi Tjahjono, serta kunjungan lapangan. Selama kunjungan lapangan, tim monitoring dibagi menjadi dua kelompok, sanitasi dan air minum. Kelompok sanitasi mengunjungi lokasi IPAL Komunal (SPALDT Permukiman) di Kelurahan Gersikan, sedangkan kelompok air minum mengunjungi lokasi program Master Meter di Desa Bligo.

Di Kabupaten Sidoarjo, USAID IUWASH PLUS bekerja sama dengan program KOTAKU, termasuk program IPAL Komunal dan Master Meter di desa Kelurahan Gersikan dan Bligo. USAID IUWASH PLUS mendukung kegiatan non-infrastruktur, seperti diseminasi ke masyarakat, memicu kegiatan, meninjau rancangan kerja dan memberikan masukan untuk DED SPALDT Permukiman.

Keesokan harinya, tim monitoring dan evaluasi mengunjungi Kabupaten Gresik dan mengadakan pertemuan singkat dengan Bupati Gresik, Sambari Halim. Setelah rapat, Wakil Bupati M. Qosim dan kepala Bappeda, Tugas Husni Syarwanto memimpin sesi presentasi dan diskusi tentang program sanitasi dan penyediaan air di kabupaten Gresik. Untuk kunjungan lapangan, tim monitoring dan evaluasi juga dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok air minum mengunjungi calon lokasi Instalasi Pengolahan Air Bendung Gerak Sembayat di Desa Sembayat, dan kelompok sanitasi mengunjungi IPAL Komunal di Kelurahan Gending.

Mitra lokal mengakui dan menghargai dukungan USAID IUWASH PLUS di sektor WASH. “Kami dari PDAM Gresik yang paling sering meminta dukungan USAID IUWASH PLUS untuk membantu dan memfasilitasi kami, salah satunya adalah dukungan untuk proyek kemitraan publik swasta (PPP) Bendung Gerak Sembayat terkait rencana untuk mengembangkan Instalasi Pengolahan Air dengan kapasitas 1000 liter/detik untuk melayani sekitar 80.000 sambungan rumah,” ungkap Muhammad, Direktur Utama PDAM Tirta Giri Kabupaten Gresik, yang juga menjabat sebagai ketua Perpamsi (Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia) Jawa Timur.

Berbagi pengakuan yang serupa, Kepala UPT PLCD (Unit Pelaksana Teknis Pengelola Limbah Cair Domestik) Kabupaten Gresik, Mohammad Arif Setiawan mengatakan, “Salah satu kontribusi yang paling bermanfaat dari USAID IUWASH PLUS adalah pelatihan tentang survei sanitasi menggunakan aplikasi berbasis Android,  yang dikembangkan lebih lanjut oleh UPT PLCD sehingga unit ini sekarang memiliki sistem aplikasi bernama “Go Ploong”. Kami akan terus meningkatkan aplikasi untuk menyediakan berbagai informasi bagi masyarakat.

Available in enEnglish (English)

Mitra