English Indonesia

Kunjungan USAID ke Kelurahan Sari Rejo

Untuk melihat kondisi terkini dari kemajuan program USAID IUWASH PLUS di Sumatra Utara, USAID OAA dan OFM yang dipimpin oleh Albert Carrera dan Direktur Keuangan, Elizabeth Chambers, melaksanakan kunjungan ke lokasi yang berpotensi sebagai lokasi kegiatan di Kota Medan pada tanggal 2 Mei 2017. Salah satu kelurahan yang dikunjungi adalah Kelurahan Sari Rejo di Kota Medan. Kunjungan ini akan memberikan informasi awal kepada USAID tentang beberapa hal dan tantangan yang akan dihadapi dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan air minum dan fasilitas sanitasi di daerah yang sebagian besar dihuni oleh masyarakat miskin dan kelompok rentan ini.

(Ricky Pasha Barus/USAID IUWASH PLUS Sumatra Utara) Ibu Zaidah menceritakan kepada perwakilan USAID dan IUWASH PLUS tentang kondisi akses air dan sanitasi di lingkungannya.

Di Kelurahan Sari Rejo, tidak semua keluarga memiliki sambungan ke PDAM, mengingat biaya sambungan yang di luar jangkauan ekonomi mereka. Akibatnya, banyak keluarga membeli air dengan harga yang cukup mahal dari pedagang keliling atau mengambil air dari sumur pompa. Dari sisi sanitasi, hanya sedikit keluarga yang memiliki toilet yang layak, sehingga banyak yang melakukan BABS atau menggunakan toilet yang air limbahnya langsung dibuang ke saluran atau ke dalam tanah, yang disebut sebagai cubluk (pada dasarnya cubluk adalah lubang rembesan yang menyebabkan air limbah merembes ke dalam tanah, berbeda dengan tangki septik yang dapat menampung limbah). Hal ini tentu selain dapat membuat warga terpapar oleh penyakit yang terkait masalah sanitasi, juga dapat menimbulkan kontaminasi air tanah.

Selama di Kelurahan Sari Rejo, perwakilan dari USAID berkesempatan mengamati kondisi lingkungan secara umum dan berdiskusi langsung dengan anggota masyarakat. Salah satunya adalah Ibu Zaidah yang menceritakan bagaimana ketiadaan akses air dan sanitasi yang layak telah mempengaruhi kesehatan anak perempuannya. “Kayla, anak saya, umurnya 5 tahun dan sempat masuk rumah sakit sampai 2 kali karena diare. Sampai sekarang, penyebab diarenya belum diketahui, tetapi sepertinya karena air di sumur yang keruh dan karena keluarga kami masih memakai cubluk.”

(Ricky Pasha Barus/USAID IUWASH PLUS Sumatra Utara) USAID CO, Albert Carrera berbincang dengan Ibu Zaidah di halaman belakang rumah.

Untuk meningkatkan akses air minum dan sanitasi di Kelurahan Sari Rejo, USAID IUWASH PLUS akan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Medan untuk melaksanakan beberapa kegiatan, termasuk perbaikan sarana prasarana, program yang mendorong agar layanan air dan sanitasi dapat terjangkau, misalnya melalui pembiayaan mikro, dan yang terpenting, berbagai kegiatan untuk mendorong perubahan perilaku higiene, seperti cuci tangan pakai sabun.

Available in enEnglish (English)

Mitra