Home » Pendidikan » Cara Dan Contoh Menulis Surat Izin Sakit Sekolah Dan Kerja

Cara Dan Contoh Menulis Surat Izin Sakit Sekolah Dan Kerja

JAKARTA – Banyak orang tua, wali, atau siswa yang masih merasa bingung tentang cara penulisan surat izin sakit untuk sekolah, baik itu SD, SMP, atau SMA. Seperti yang kita ketahui, surat izin sakit bertujuan untuk menginformasikan bahwa siswa yang bersangkutan sedang sakit dan tidak bisa mengikuti kegiatan belajar-mengajar di sekolah.

Di bawah ini, iuwashplus.or.id akan membagikan panduan lengkap untuk menulis surat izin sakit sekolah yang dapat kalian ikuti saat membuatnya. Berikut ulasannya

Cara Menulis Surat Izin Sakit Tidak Masuk Sekolah Dan Kerja

Cara Menulis Surat Izin Sakit Lengkap Untuk Semua Kalangan

Surat izin sakit merupakan surat yang diajukan kepada pihak sekolah sebagai bukti bahwa siswa tidak dapat hadir ke sekolah karena sakit. Surat ini sangat penting untuk memberitahu pihak sekolah agar siswa yang bersangkutan tidak dianggap absen tanpa alasan yang jelas.

Dengan adanya surat ini, proses pencatatan absensi menjadi lebih mudah. Cara menulis surat yang akan kami berikan di bawah ini cocok untuk berbagai situasi, baik itu untuk izin tidak masuk sekolah SD, SMP, SMA, kuliah, kerja, dan sebagainya. Berikut ini adalah cara menulis surat izin sakit yang tepat dan benar sesuai prosedur:

  1. Tulislah judul surat.
  2. Cantumkan nama dan alamat pengirim.
  3. Cantumkan nama dan alamat penerima.
  4. Tulislah tanggal, bulan, dan tahun surat izin dibuat.
  5. Gunakan salam pembuka yang sopan dan formal.
  6. Jelaskan dalam isi surat.
  7. Sampaikan alasan ketidakhadiran.
  8. Sebutkan Tanggal dan Lama Tidak Hadir.
  9. Sertakan Bukti Medis.
  10. Ucapkan Terima Kasih.
  11. Gunakan salam penutup yang sopan dan formal.
  12. Tandatangani surat dengan mencantumkan nama lengkap.

Contoh:

[Nama Penerima]
[Alamat Penerima]

Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,
Nama: [Nama Anda]
Alamat: [Alamat Anda]

Dengan ini mengajukan permohonan cuti/surat izin sakit kepada [Nama Penerima] karena sedang sakit dan tidak dapat hadir di tempat kerja, sekolah, atau instansi lainnya.

Saya mohon izin untuk tidak hadir di tempat kerja, sekolah, atau instansi lainnya selama [Lama Tidak Hadir] hari, mulai dari tanggal [Tanggal Awal Tidak Hadir] sampai dengan tanggal [Tanggal Akhir Tidak Hadir].

Saya telah memeriksakan diri ke [Nama Rumah Sakit/dokter], dan didiagnosis sedang mengalami [Penyakit yang sedang diderita]. Oleh karena itu, saya membutuhkan waktu untuk istirahat dan menjalani pengobatan agar segera pulih kembali.

Saya sertakan bukti medis dari [Nama Rumah Sakit/dokter], seperti surat keterangan dokter dan resep obat yang sedang saya konsumsi sebagai bukti bahwa saya sedang sakit.

Saya berharap dapat segera pulih dan kembali melakukan aktivitas seperti biasa. Terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya,

Baca Juga  Surat Izin Sakit Dari Dokter: Syarat, Cara Dan Contoh (Gdrive)

[Nama Anda]

Cara Menulis Surat Izin Sakit Sekolah SD dan Contohnya

Cara Menulis Surat Izin Sakit Sekolah SD dan Contohnya

Surat izin sakit merupakan surat yang diberikan kepada pihak sekolah sebagai tanda bahwa anak tidak dapat hadir ke sekolah karena sakit. Yang mana surat ini sangat penting untuk memberitahu pihak sekolah agar siswa tersebut tidak dianggap absen tanpa keterangan. Dengan adanya surat tersebut, akan memudahkan proses pengabsenan. Berikut ini adalah cara menulis surat izin sakit untuk anak SD :

1. Judul Surat

Yang pertama, kalian tuliskan judul surat dengan jelas dan singkat, misalnya “Surat Izin Sakit”.

2. Identitas Pengirim

Selanjutnya, kalian harus tuliskan identitas pengirim surat di sebelah kiri atas surat, meliputi nama lengkap orang tua/wali murid, alamat, nomor telepon, dan alamat email (jika ada).

3. Identitas Penerima

Tuliskan identitas penerima surat di sebelah kanan atas surat, meliputi nama kepala sekolah dan nama kelas siswa.

4. Isi Surat

Berikutnya, pada isi surat harus diawali dengan kalimat yang jelas dan singkat tentang alasan mengapa siswa atau anak kalian tidak dapat hadir ke sekolah karena sakit. Silahkan kalian tuliskan tanggal dan hari anak sakit dan juga jenis sakit yang dideritanya. Kemudian, kalian sampaikan permintaan maaf kepada pihak sekolah dan jelaskan bahwa anak kalian akan segera memulihkan diri dan kembali ke sekolah secepat mungkin.

5. Tanda Tangan dan Nama Pengirim

Yang terakhir yaitu setelah selesai menulis surat, jangan lupa untuk menandatangani surat dan menuliskan nama lengkap di bawah tanda tangan.

Contoh:

Surat Izin Sakit

Nama: Ibu Indri

Alamat: Jl. Jakarta No. 10

No. Telp: 081567283681

Email: [email protected]

Kepada Yth.

Kepala Sekolah SD ABC

Kelas 2A

Dengan hormat,

Saya, Ibu Indri, orang tua dari Murid SD Melati kelas 3A, dengan ini memberitahukan bahwa anak saya, [nama anak], tidak dapat hadir ke sekolah pada tanggal [tanggal] karena sakit [jenis sakit]. Saya memohon maaf atas ketidakhadiran anak saya dan berharap dapat dimaklumi.

Saat ini, anak saya sedang istirahat dan menjalani perawatan yang dibutuhkan. Saya akan mengurus surat keterangan sakit dari dokter secepat mungkin dan mengirimkannya ke sekolah.

Demikian surat izin sakit ini saya buat dengan sebenarnya dan dengan penuh tanggung jawab. Terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya.

Hormat saya,

[menandatangani]

Ibu Indri

Cara Menulis Surat Izin Sakit Sekolah SMP dan Contohnya

Cara Menulis Surat Izin Sakit Sekolah SMP dan Contohnya

Terdapat beberapa hal yang harus kalian perhatikan saat menulis surat izin sakit, terutama jika surat tersebut ditujukan untuk sekolah. Berikut ini merupakan langkah-langkah untuk menulis surat izin sakit untuk sekolah SMP.

1. Tuliskan Alamat Sekolah

Tuliskan alamat lengkap sekolah SMP kalian di bagian atas surat. Pastikan alamat yang ditulis benar dan lengkap.

2. Tuliskan Tanggal dan Nomor Surat

Selanjutnya, kalian tuliskan tanggal saat surat dibuat dan nomor surat di bagian kanan atas surat. Nomor surat ini bisa diisi dengan nomor urut surat izin sakit yang sudah kalian buat sebelumnya.

3. Tuliskan Pembukaan Surat

Berikutnya, tuliskan pembukaan surat dengan kalimat yang sopan dan jelas. Seperti sebutkan nama kepala sekolah atau wakil kepala sekolah jika kalian mengetahuinya.

4. Jelaskan Alasan Sakit

Jelaskan alasan kalian tidak dapat hadir ke sekolah dengan jelas dan singkat. Sebutkan tanggal kalian mulai sakit dan perkiraan kapan akan sembuh.

5. Jelaskan Permohonan Izin Sakit

Kemudian, kalian harus jelaskan bahwa kalian memohon izin sakit untuk tidak hadir ke sekolah selama beberapa hari dan menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang diberikan. Jangan lupa juga untuk menyampaikan terima kasih atas perhatian dan pengertiannya.

Baca Juga  Langkah Mudah Membuat Surat Izin Sakit Lewat WA (WhatsApp)

6. Tanda Tangan dan Nama Lengkap

Kalian harus tanda tangan dan tuliskan nama lengkap di bawah kalimat.

Contoh:

Kepada Yth,
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Jakarta Selatan
Jalan Raya Kebayoran Lama No. 12
Jakarta Selatan

Jakarta Selatan, 14 Maret 2023
Nomor: 001/SMPS/III/2023

Dengan hormat,
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Jakarta Selatan
Bapak/Ibu yang terhormat,

Saya, Putri Fatmawati, siswa kelas VIII-C di SMP Negeri 1 Jakarta Selatan, tidak dapat hadir ke sekolah sejak tanggal 15 Maret 2023 karena sakit flu dan demam. Saya sudah memeriksakan diri ke dokter dan dianjurkan untuk istirahat selama satu minggu. Saya berharap bisa kembali lagi ke sekolah pada tanggal 22 Maret 2023.

Sehubungan dengan kondisi kesehatan saya yang belum memungkinkan untuk hadir di sekolah, saya dengan hormat memohon izin sakit selama seminggu dari tanggal 15 Maret 2023 hingga 22 Maret 2023. Saya juga memohon izin untuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah yang diberikan selama sakit. Saya berjanji akan menyelesaikan tugas tersebut dengan baik dan akan mengumpulkan pada waktu yang sudah ditentukan. Saya berterima kasih atas perhatian dan pengertian Bapak/Ibu.

Hormat saya,

[menandatangani]

Putri Fatmawati

Cara Menulis Surat Izin Sakit Sekolah SMA dan Contohnya

Cara Menulis Surat Izin Sakit Sekolah SMA dan Contohnya

Bagi kalian yang sudah menginjak sekolah menengah atas atau SMA, jika sedang sakit bisa ikuti cara menulis suratnya dibawah ini. Dimana surat tersebut berguna untuk memberi tahu sekolah bahwa kalian sedang tidak bisa hadir karena alasan sakit. Berikut ini adalah cara menulis surat izin sakit untuk siswa SMA.

1. Tujuan Surat

Sebelum memulai menulis surat, pastikan bahwa tujuan surat yang kalian buat sudah jelas dan sesuai dengan kebutuhan. Pastikan juga kalian menulis surat izin sakit dengan jelas dan terperinci.

2. Nama dan Kelas

Jangan lupa untuk mencantumkan nama lengkap dan kelas pada surat izin sakit. Bagian ini akan memudahkan pihak sekolah untuk mengidentifikasi siapa yang tidak hadir ke sekolah.

3. Alasan Sakit

Pastikan juga bahwa kalian menjelaskan alasan sakit secara jelas pada surat. Misalnya, jika kalian mengalami demam, flu, sakit kepala, atau penyakit lainnya, jelaskan dengan rinci gejala yang dialaminya. Atau bisa juga dengan melampirkan surat keterangan dokter.

4. Tanggal dan Hari

Selanjutnya kalian harus tuliskan tanggal dan hari saat tidak bisa hadir ke sekolah. Ini berguna untuk memberi tahu sekolah kapan kalian akan kembali hadir ke sekolah.

5. Permintaan Izin

Permintaan izin kepada pihak sekolah tidak boleh kalian lewatkan. Contohnya, “Memohon izin agar kalian bisa absen sekolah pada tanggal dan hari yang sudah dicantumkan karena sedang sakit.”

6. Tanda Tangan dan Nama Orang Tua/Wali

Pastikan bahwa surat izin sakit sudah ditandatangani oleh orang tua atau wali siswa. Jangan lupa juga untuk mencantumkan nama orang tua atau wali dan nomor telepon yang bisa dihubungi jika diperlukan.

Contoh:

Kepada Yth.
Kepala Sekolah SMAN 1 Pusakanagara
di tempat

Dengan Hormat,
Saya yang bertanda tangan di bawah ini,
Nama: [Nama Lengkap Siswa]
Kelas: [Kelas Siswa]

Bersama ini saya mengajukan permohonan izin sakit pada tanggal [Tanggal Izin Sakit] dan [Hari Izin Sakit] karena sedang mengalami sakit [Jelaskan Penyakit]. Saya berharap agar permohonan ini dapat diberikan izin oleh pihak sekolah.

Demikian surat ini saya buat dengan sebenarnya, atas perhatian dan kerjasamanya saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

[Nama Orang Tua/Wali]

(Tanda tangan)

Penutup

Itulah keempat cara dan contoh penulisan surat izin sakit sekolah untuk semua kalangan, kerja, pegawai, mahasiswa kuliah, siswa SD, SMP, dan juga SMA. Semoga ulasan ini dapat membantu kalian ketika ingin membuat surat izin sakit sekolah. Terimakasih atas perhatiannya dan terimakasih telah membaca artikel ini hingga selesai.

Baca Juga  Contoh Surat Izin Pramuka Dan Cara Menulisnya Dengan Tepat

Faq

Apa yang dimaksud dengan surat izin tidak masuk sekolah?

Surat izin tidak masuk sekolah merupakan dokumen tertulis yang diajukan oleh siswa atau orang tua/wali kepada pihak sekolah, seperti guru atau kepala sekolah, untuk memberi tahu bahwa siswa tersebut tidak akan hadir di sekolah pada hari atau periode tertentu. Alasan izin bisa bervariasi, mulai dari sakit, keperluan keluarga, hingga kegiatan non-akademik yang mendesak.

Tujuan dari surat izin tidak masuk sekolah adalah untuk menjaga komunikasi yang baik antara siswa (atau orang tua/wali) dan pihak sekolah, serta untuk memastikan bahwa pihak sekolah mengetahui alasan ketidakhadiran siswa dan bisa merencanakan penggantian materi atau kegiatan yang terlewatkan.

Ketika menulis surat izin tidak masuk sekolah, penting untuk:

  1. Menggunakan bahasa yang sopan dan formal, sesuai dengan setting edukasi.
  2. Menyampaikan alasan ketidakhadiran secara jelas dan singkat.
  3. Menyertakan informasi mengenai tanggal dan durasi ketidakhadiran.
  4. jika perlu, menyampaikan rencana untuk menggantikan materi atau kegiatan yang terlewatkan selama ketidakhadiran.
  5. Mengajukan surat izin secara tepat waktu, sebelum tanggal ketidakhadiran, agar pihak sekolah memiliki cukup waktu untuk mempersiapkan dan mengatur jadwal yang diperlukan.

Apakah boleh surat keterangan sakit ditulis tangan?

Surat keterangan sakit, dalam beberapa kasus, dapat ditulis tangan oleh dokter yang memeriksa pasien. Namun, untuk keperluan formal atau di lingkungan kantor, biasanya surat keterangan sakit yang ditulis tangan kurang dianggap valid. Lebih disarankan untuk meminta dokter mengeluarkan surat keterangan sakit yang dicetak dengan kop resmi dan stempel, serta tanda tangan dokter yang bersangkutan.

Sebagai pasien, penting untuk memastikan bahwa surat keterangan sakit yang diterima memuat informasi penting seperti diagnosis, tanggal pemeriksaan, dan durasi waktu istirahat yang disarankan. Dengan begitu, surat tersebut dapat lebih mudah diterima oleh pihak yang membutuhkan, seperti perusahaan atau instansi tempat kita bekerja.

Apakah boleh menulis surat izin secara mandiri?

Menulis surat izin secara mandiri tergantung pada situasi dan kebijakan yang berlaku di tempat kita bekerja atau belajar. Dalam beberapa kasus, penulisan surat izin oleh kita sendiri mungkin diterima, terutama jika alasannya sederhana dan tidak memerlukan verifikasi dari pihak ketiga, seperti dokter atau pihak berwenang lainnya.

Namun, dalam situasi tertentu, seperti izin sakit, izin cuti panjang, atau izin karena alasan khusus lainnya, biasanya diperlukan surat atau dokumen pendukung dari pihak yang relevan. Misalnya, surat keterangan sakit dari dokter atau surat keterangan dari pihak berwenang yang terkait.

Sebelum menulis surat izin secara mandiri, sebaiknya kita memahami kebijakan yang berlaku di tempat kita bekerja atau belajar dan mengikuti prosedur yang ditetapkan. Jika ragu, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan atasan atau pihak terkait untuk memastikan bahwa surat izin yang kita tulis sesuai dengan prosedur yang berlaku dan diterima oleh pihak yang bersangkutan.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat kita gunakan ketika menulis surat izin secara mandiri:

  1. Gunakan bahasa yang sopan dan formal, sesuai dengan situasi dan lingkungan tempat kita bekerja atau belajar.
  2. Jelaskan secara jelas dan singkat alasan mengapa kita memerlukan izin, seperti sakit, urusan keluarga, atau keperluan pribadi.
  3. Sertakan tanggal dan durasi izin yang kita minta, serta rencana untuk menyelesaikan pekerjaan atau tanggung jawab yang tertunda selama izin.
  4. Jika diperlukan, lampirkan dokumen pendukung yang relevan, seperti surat keterangan dokter, surat keterangan kepolisian, atau dokumen lain yang sesuai.
  5. Ajukan surat izin secara tepat waktu, sebelum waktu izin yang diinginkan, agar pihak yang bersangkutan memiliki cukup waktu untuk mempertimbangkan permintaan kita.

Dengan menulis surat izin secara mandiri yang sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang berlaku, kita akan menunjukkan rasa tanggung jawab dan profesionalisme kita kepada atasan atau pihak yang bersangkutan. Hal ini juga membantu mereka untuk merencanakan dan mengatur sumber daya yang diperlukan selama masa izin kita.

BACA JUGA:

Jangan sampai ketinggalan informasi terkini seputar teknologi dan tutorial terbaru dari Iuwashplus.or.id:

DMCA.com Protection Status