English Indonesia
Kamis, 7 Oktober 2021

USAID IUWASH PLUS Mengakhiri Program Lima Tahunnya di Jawa Barat

USAID IUWASH PLUS Mengakhiri Program Lima Tahunnya di Jawa Barat

USAID IUWASH PLUS telah mengakhiri program lima tahunnya di lima kabupaten/kota di wilayah Jawa Barat, yakni Kota Depok, Bekasi, Bogor, serta Kabupaten Bogor dan Karawang.

Penutupan program tersebut dilakukan dalam sebuah acara bertajuk JABAR Juara: Ngawangun Akses Air Minum dan Sanitasi Aman yang diselenggarakan secara daring dan luring oleh USAID IUWASH PLUS and Pemerintah Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung pada 29 September 2021. Acara ini bertujuan membahas keberlanjutan program USAID IUWASH PLUS di Jawa Barat dan menegaskan komitmen para pihak.

Acara ini diikuti oleh para pemimpin di tingkat kementerian, pemerintah daerah, dan USAID Indonesia, antara lain Direktur Perumahan dan Permukiman Kementerian PPN/Bappenas, Tri Dewi Virgiyanti; Direktur Kesehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, Vensya Sitohang; Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia, Brian Dusza; Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat, Boy Iman Nugraha; Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bogor, Nuradi; Kepala Bappeda Kota Bogor, Rudy Mashudi; Kepala Bappeda Kota Depok, Dadang Wihana; dan perwakilan kabupaten/kota mitra USAID IUWASH PLUS.

Dalam acara ini, peserta menyaksikan penandatanganan Rencana Kegiatan Keberlanjutan Program oleh perwakilan kabupaten/kota. Penandatanganan ini menyimbolkan komitmen untuk melanjutkan pelaksanaan pendekatan STBM di perkotaan dan mereplikasi monev partisipatif ke luar kelurahan dampingan USAID IUWASH PLUS.

Perwakilan Kota dan Kabupaten Bogor serta Kota Depok juga menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program layanan lumpur tinja terjadwal di daerahnya. Selain itu, perwakilan Kabupaten dan Kota Bogor juga menandatangani satu dokumen Pelaksanaan Konservasi Air Tanah di Daerah Tangkapan Mata Air yang secara menandakan kerja sama resmi kedua pemerintah daerah tersebut. USAID IUWASH PLUS juga memfasilitasi pembuatan Kajian Kerentanan Mata Air dan Rencana Aksi (KKMA-RA) untuk Mata Air Ciburial di Kabupaten Bogor pada 2019 dan Mata Air Tangkil di Kota Bogor pada 2020.

Deklarasi komitmen tersebut dilanjutkan dengan sesi diskusi. Dalam sesi ini, peserta menegaskan pentingnya data WASH yang dikumpulkan oleh tim monev partisipatif dalam peningkatan akses air minum dan sanitasi.

Available in enEnglish (English)

Mitra