English Indonesia
Rabu, 21 Juli 2021

Diskusi Kelompok Terpumpun tentang Strategi Pelaksanaan LLTT di Kabupaten Wonosobo

Diskusi Kelompok Terpumpun tentang Strategi Pelaksanaan LLTT di Kabupaten Wonosobo

Pada 14 Juli 2021, USAID IUWASH PLUS menyelenggarakan sebuah diskusi kelompok terpumpun untuk membahas strategi pelaksanaan Layanan Sedot Tinja Terjadwal (LLTT) di Kabupaten Wonosobo yang akan dioperasikan oleh PDAM Tirta Aji Kabupaten Wonosobo. PDAM Tirta Aji menargetkan untuk meluncurkan layanan tersebut tahun ini bagi setidaknya 22.000 pelanggan PDAM di wilayah perkotaan.

Diskusi ini berlangsung secara daring dengan melibatkan 23 peserta, antara lain Sekda Kabupaten Wonosobo, One Andang; Direktur PDAM Tirta Aji, Muhammadi Sjahid; Direktur PT GDA, Sukento; dan para perwakilan dinas terkait lainnya, termasuk Bappeda dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Saat pertemuan tersebut, PDAM Tirta Aji menjelaskan rencananya untuk melakukan sensus tangki septik bagi membangun pangkal data pelanggan, mengembangkan sistem informasi manajemen bagi operasi organisasi, menjalin kerjasama dengan PT GDA sebagai penyedia layanan sedot tinja swasta, dan menyelenggarakan berbagai kegiatan sosialisasi dan promosi. Seluruh kegiatan tersebut akan dilakukan sampai Oktober 2021 dengan bantuan USAID IUWASH PLUS.

USAID IUWASH PLUS juga akan memfasilitasi diskusi lain terkait penentuan tarif LLTT pada 19 Juli 2021 dan PDAM Tirta Aji akan mengadvokasikan penerbitan peraturan bupati tentang operasi LLTT, termasuk ketentuan tarifnya.

Sekda menyatakan dukungannya bagi persiapan pelaksanaan LLTT di Kabupaten Wonosobo dan mengapresiasi USAID IUWASH PLUS atas kontribusinya dalam meningkatkan pengelolaan air limbah domestik di Kabupaten Wonosobo. Ia menyampaikan, “Kami berharap dalam pelaksanaan Program LLTT, PDAM dapat bekerja sama dengan PT GDA sehingga kedua BUMD tersebut dapat meningkat pendapatannya sekaligus untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya bidang air limbah domestik.”

Available in enEnglish (English)

Mitra