English Indonesia
Senin, 12 Maret 2018

Pengarusutamaan PPRG dan Menyusun ARG di Kabupaten Bulukumba

Pengarusutamaan PPRG dan Menyusun ARG di Kabupaten Bulukumba

Dalam rangka mendukung pengarusutamaan gender sektor WASH, USAID IUWASH PLUS mengadakan Lokakarya Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) dan penyusunan ARG (Anggaran Responsif Gender) untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di sektor WASH serta OPD Penggerak PPRG di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan pada tanggal 20-21 Februari 2018. Lokakarya ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta mengenai Pengarusutamaan Gender (PUG) dan PPRG serta melatih peserta agar mampu menyusun ARG pada program/kegiatan masing-masing.

Lokakarya ini dihadiri oleh 22 peserta dari 7 instansi antara lain Bappeda, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (DPPP), Inspektorat, Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD), dan PDAM.

Peserta lokakarya mempresentasikan hasil diskusi kelompok tentang isu gender di sektor WASH.

Pada hari pertama, para peserta belajar tentang gender dan pembangunan, integrasi isu gender dalam kebijakan daerah melalui strategi pengarusutamaan gender, pengantar tentang ARG dan langkah-langkah analisis gender dengan metode Gender Analysis Pathway (GAP). Pada hari kedua, untuk pengalaman langsung, para peserta belajar menyiapkan GAP dan Laporan Anggaran Gender (Gender Budget Statement/GBS) dari program/kegiatan berdasarkan rencana kerja masing-masing.

Peserta lokakarya mendiskusikan beberapa studi kasus tentang isu gender di sektor WASH. .

Setelah lokakarya, peserta akan melaporkan rekomendasi hasil Pelatihan PPRG kepada pimpinan OPD masing-masing dan menyusun dokumen GAP untuk kegiatan terkait WASH. Bappeda dan DP3A juga akan mengidentifikasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pernah mengikuti pelatihan PPRG serta berkomitmen mengadakan sosialisasi PPRG untuk Focal Point Gender dari seluruh OPD.

Pebriana, Kepala Bidang Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan yang juga menjadi fasilitator lokakarya mengatakan lokakarya PPRG berbasis sektor semacam ini lebih bermanfaat karena isu gender yang diangkat sudah terfokus dan sejalan dengan bidang kerja OPD terkait. “Kami dari DP3A Provinsi akan mengadopsi pendekatan semacam ini untuk kegiatan peningkatan kapasitas terkait PPRG ke depan,” pungkasnya.

Available in enEnglish (English)

Mitra