Home » Islami » Tahiyat Akhir dan Tahiyat Awal Serta Hukum Membaca Tahiyat

Tahiyat Akhir dan Tahiyat Awal Serta Hukum Membaca Tahiyat

Iuwashplus.or.idBagaimana cara bacaan Tahiyat Akhir dan Tahiyat Awal? Perihal cara membaca Tahiyat Awal dan Tahiyat Akhir, kami telah menyiapkan panduan lengkap dan sederhana tentang segala hal yang berhubungan dengan Tahiyat. Kami juga menuliskan Tahiyat dalam bacaan latin untuk memudahkan pemahaman teman-teman yang merasa kesulitan dalam membaca tulisan Arab.

Tujuan artikel ini untuk membantu teman-teman yang baru memulai belajar sholat, anak-anak sekolah, dan seseorang yang baru saja muallaf. Kami juga menyediakan dalam bentuk audio, sehingga membantu kalian untuk lebih mudah mengucapkan bacaan Tahiyat.

Selanjutnya kita juga akan membahas segala hal yang bersangkutan dengan Tahiyat seperti syarat-syarat Thaiyat, syarat sah sholawat dalam Tahiyat dan terakhir fadhilah kelebihan Tahiyat.

Tahiyat Akhir dan Tahiyat Awal Arab, Latin, Artinya dan Audio

Tahiyat Akhir dan Tahiyat Awal
Contoh gambar: Cara duduk Tahiyat Awal dan Tahiyat Akhir yang benar sesuai anjuran nabi.

Membaca Tahiyat Awal dan Tahiyat Akhir merupakan salah satu dari rukun sholat. Oleh sebab itu sangat penting untuk melafalkan bacaan ini dengan makhraj dan tajwid yang benar. Mengetahui dan melaksanakan rukun sholat sangatlah penting bagi kita sebagai umat muslim.

Jika tidak melaksanakan salah satu rukun sholat itu dapat mengakibatkan sholat menjadi tidak sah. Secara spesifik, jika seseorang dengan sengaja meninggalkan salah satu rukun sholat, maka solat tersebut akan menjadi tidak sah.

Namun, jika kalian lupa maka sholat kalian tetap dianggap sah. Meski demikian, kalian harus melakukan atau membaca doa dari rukun yang terlewatkan tersebut ketika ingat kembali.

Contoh: Misalkan seseorang lupa membaca Tahiyat saat duduk Tahiyat Akhir, dan malah membaca Al-Fatihah.

Ketika menyadari kesalahan dari contoh diatas, dia harus segera melanjutkan membaca Tahiyat.

1. Bacaan Tahiyat Awal

1. Bacaan Tahiyat Awal Arab, Latin, Artinya dan Audio

Ketika mengucapkan Tahiyat Awal dan kemudian berada di bagian mengucapkan kalimat syahadat, seperti tulisan warna biru di gambar dan dibawah ini. Hendaklah kita menegakkan jari telunjuk kanan. Hal ini juga berlaku di Tahiyat Akhir.

Baca Juga  Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Lengkap Sesuai Sunnah Nabi

التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ، السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ.

Bacaan Tahiyat Awal dalam bahasa latin adalah:

“Attahiyyatul Mubarakaatush SolaWaaTuth ThayyiBaTu Lillaah, AssaLaaMu’aLaika AyyuHan Nabiyyu WarahMatulLaahi WabaraKaaTuh, Assalaamu’alaina wa’alaa ‘ibaadillaahish shoolihiin. AsyHadu alLaa ilaaHa ilLalLaah, WaAsyHadu Anna MuhamMadan RasuuLullaah. AllahHumma Solli ‘Alaa Sayyidina Muhammad.”

Adapun makna Tahiyat Awal dalam bahasa indonesia adalah:

“Segala penghormatan, keberkahan salawat dan kebaikan hanya bagi Allah. Semoga keselamatan, rahmat dan keberkahan Allah tercurah kepada kamu, wahai Nabi. Semoga keselamatan juga tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang shaleh. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah rasul Allah. Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad.”

Bacaan Tahiyat Awal dalam bentuk suara audio:

Catatan: Tulisan bewarna biru adalah waktu untuk menegakkan jari telunjuk kanan dan mengarah ke kiblat.

2. Bacaan Tahiyat Akhir

1. Bacaan Tahiyat Akhir Arab, Latin, Artinya dan Audio.png


التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ،كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Bacaan Tahiyat Akhir dalam bahasa latin adalah:

“AtTaHiyaTul MubaRakaTush SolawaTuth ThayYiBaTu Lillah. Assalamu’alaika AyyuHan NabiyYu WarahMatullaHi WaBaRaKaTuh. Assalamu’Alayna Wa ’Alaa ‘ibaDilLaHis Solihin. Asyahadu alLaa ilaHa ilLallah. Wa ’AsyHadu Anna Muhammadar Rasulullah. AllahumMa Solli ’Alaa Muhammad Wa ’Alaa Ali Muhammad. Kama SollayTa ’Ala Ibrahim Wa ’Alaa Ali Ibrahim. Wabarik ‘Alaa Muhammad Wa ’Alaa Ali Muhammad. Kama BarakTa ‘Alaa Ibrahim Wa ’Alaa Ali Ibrahim Fil ‘AlaMin inNaka Hamidum-Majid.”

Adapun makna Tahiyat Akhir dalam bahasa indonesia adalah:

Baca Juga  23 Ayat Alquran tentang Cinta Beserta Artinya

“Segala penghormatan yang berkah, semua doa dan kebaikan adalah milik Allah. Damai sejahtera atasmu, wahai Nabi, dan rahmat Allah dan berkah-Nya. Damai sejahtera atas kami dan atas semua hamba Allah yang shalih. Saya bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan saya bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya. Ya Allah, berikanlah shalawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad, seperti Engkau telah memberikan shalawat atas Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Engkau benar-benar Maha Terpuji, Maha Mulia. Ya Allah, berikanlah berkah atas Muhammad dan keluarga Muhammad, seperti Engkau telah memberikan berkah atas Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau adalah Maha Terpuji, Maha Mulia.”

Bacaan Tahiyat Akhir dalam bentuk suara audio:

Catatan: Tulisan bewarna biru adalah waktu untuk menegakkan jari telunjuk kanan dan mengarah ke kiblat.

Syarat-syarat Dalam Tahiyat

Syarat-syarat Dalam Tahiyat

Berbicara tentang salah satu rukun shalat, yaitu Tasyahud atau familiarnya disebut dengan Tahiyat, ada beberapa syarat yang harus kamu penuhi. Tasyahud atau Tahiyat sejatinya mengandung makna yang mendalam dalam sholat.

  • Membaca Tahiyat dilakukan oleh diri sendiri.
  • Bacaan Tahiyat harus berurutan tanpa diselingi bahasa asing atau berhenti sejenak yang panjang.
  • Melakukan Tahiyat dalam posisi duduk dan diakhiri dengan salam.
  • Tahiyat diucapkan dalam Bahasa Arab.
  • Menjaga makhraj dan tajwid setiap huruf dan baris dalam Tahiyat.
  • Membaca Tahiyat secara tertib, memastikan struktur dan urutan yang benar.
Baca Juga: Doa Iftitah Dalam Sholat Serta Hukum Membacanya Dalam Sholat

Cara Pengucapan Sholawat dalam Bacaan Tahiyat

Cara Pengucapan Sholawat dalam Bacaan Tahiyat

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi saat kita mengucapkan sholawat waktu membaca Tahiyat.

  1. Sholawat harus diucapkan dengan cukup keras namu tetap dengan suara hati, sekiranya orang yang membaca dapat mendengarnya.
  2. Lafz “Muhammad” atau “Ar-Rasul” atau “An-Nabi” merupakan bagian terpenting dari sholawat.
  3. Sholawat perlu diucapkan dalam bahasa Arab. Jika seseorang tidak mampu melakukannya karena tidak mengerti bahasa tersebut, mereka harus membaca terjemahannya dalam bahasa indonesia atau bahasa yang mereka ketahui. Namun, tetap wajib untuk belajar mengucapkannya dalam bahasa Arab.
  4. Makhraj (tempat keluar huruf) dan semua syaddah (sabdu) harus dijaga saat membacanya. Jika makhraj berubah atau tidak mempedulikan syaddahnya, atau kesalahan dalam mengucapkan kalimat yang merubah artinya, maka bacaan Tahiyatnya tidak sah dan perlu diulang.
  5. Membacanya harus mengikuti susunan ayat yang diajarkan oleh Rasulullah.
Baca Juga  Bacaan Sholawat Jibril, Arti, Keutamaan dan Asal Usulnya Lengkap

Hukum Membaca Tahiyat Akhir dan Tahiyat Awal

Hukum Membaca Tahiyat Akhir dan Tahiyat Awal

Membaca Tahiyat Akhir dan Tahiyat Awal hukumnya adalah sunnah ab’adh. Itulah sebabnya, bagi kalian yang mungkin terlewat membacanya, disarankan untuk melakukan sujud sahwi. Sujud sahwi ini adalah sujud yang dilakukan jika dalam waktu sholat ada suatu bacaan doa atau gerakan yang dilupakan.

Akan tetapi ada satu hal penting yang harus diingat. Apabila kalian telah menyelesaikan salam dan kemudian tersadar bahwa terlewat dalam membaca Tahiyat, kalian tidak perlu khawatir. Sholat kalian tetap sah dan diterima.

Membaca Tahiyat Akhir saat berada dalam posisi duduk Tahiyat Awal, bukanlah sesuatu yang disarankan. Namun jika terjadi kekeliruan dan Tahiyat akhir tetap dibacakan, hal tersebut tidak akan mengganggu keabsahan sholat. Yang terpenting adalah kalian telah berusaha dengan sebaik-baiknya ketika menjalankan ibadah sholat kepada Allah SWT.

Wallahua’lam, hanya Allah yang mengetahui segala sesuatu.

Bagaimana Pandangan Mata Ketika Tahiyat?

Bagaimana Pandangan Mata Ketika Tahiyat

Ketika duduk dan membaca tahiyat, disarankan untuk menempatkan kedua telapak tangan di atas paha. Jari tangan kanan hendaknya dikepalkan, kecuali jari telunjuk yang harus lurus dan mengarah ke kiblat.

Saat membaca syahadah, jari telunjuk harus diangkat hingga selesai salam. Adapun fokus pandangan sebaiknya tertuju pada jari telunjuk dari awal hingga akhir tahiyat.

Apabila jari telunjuk tidak dapat diangkat akibat cedera atau sakit misalnya, tidak perlu diisyaratkan dengan jari lainnya.

Ibnu Umar bersabda:

وَضَعَ يَدَهُ الْيُمْنَى عَلَى فَخِذِهِ الْيُمْنَى وَأَشَارَ بِأُصْبُعِهِ الَّتِى تَلِى الإِبْهَامَ فِى الْقِبْلَةِ وَرَمَى بِبَصَرِهِ إِلَيْهَا

Artinya: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan telapak tangan kanannya di atas paha kanannya dan beliau berisyarat dengan jari telunjuk ke arah kiblat, serta mengarahkan pandangan mata kepadanya (telunjuk itu). (HR. an-Nasai 1160, Ibn Hibban 5/274, Ibn Khuzaimah 719. Al-A’dzami mengatakan: Sanadnya shahih).

Akhir Kata

Semoga artikel ini mampu memberikan manfaat yang signifikan bagi kalian. Kami mengupayakan agar setiap detail dalam panduan ini dapat dipahami dengan mudah oleh semua pihak yang membutuhkannya.

Apabila kalian memiliki pertanyaan seputar materi yang disampaikan dalam artikel ini, silahkan menghubungi kami melalui kontak email. Dengan menyampaikan pertanyaan atau kritiki, akan membantu kami dalam meningkatkan kualitas panduan ini di masa mendatang.

Aktifkan notifikasi untuk berita dan artikel terbaru kami di Google News iuwashplus.or.id

Jangan sampai ketinggalan informasi terkini seputar teknologi dan tutorial terbaru dari Iuwashplus.or.id:

DMCA.com Protection Status