Home » Islami » Sunnah Nabi Rasulullah SAW Sebelum dan Bangun Tidur

Sunnah Nabi Rasulullah SAW Sebelum dan Bangun Tidur

Rasulullah SAW slalu menunjukan hal-hal baik kepada kita. Ia tidak pernah mengajarkan cara untuk mencapai surga dengan cara yang salah. Tidak ada yang menyebabkan kebahagiaan atau keberuntungan selain dari Allah. Dan beliau mengajari kita sopan santun yang paling indah, berharap kita melakukan perbuatan yang disukai oleh Allah, baik saat kita bangun, saat tidur, saat sholat, dan saat beribadah.

قُلْ اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

“Katakanlah (Muhammad): Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku adalah untuk Allah, Tuhan semesta alam” (QS. Al-An’am, ayat 162).

Tidur adalah salah satu mukjizat Allah yang besar. Manusia memiliki dua pola utama dalam hidup yakni tidur dan bangun. Siang dan malam adalah periode waktu yang berbeda. Waktu tidur memberikan kesegaran bagi hidup kita. Sebagian besar hidup manusia dihabiskan dengan tidur. Oleh karena itu, ada banyak sunnah yang harus kita lakukan untuk menghargai waktu tidur dan membantu kita mencapai kesuksesan.

Sunnah Nabi Rasulullah SAW Sebelum Tidur

Doa Sebelum Tidur dan Amalan Sunnah Nabi SAW Sebelum Tidur

Sebagai umat Muslim, kita diharapkan untuk mengikuti jejak Nabi Muhammad SAW dalam segala aspek kehidupan kita. Salah satu aspek yang sering terabaikan adalah mengenai sunnah Nabi Rasulullah SAW sebelum tidur. Apa saja sunnah yang beliau ajarkan kepada kita untuk dipraktikkan sebelum tidur?

Berikut ini adalah beberapa sunnah Nabi Rasulullah SAW yang amalkan sebelum tidur:

1. Tidur Lebih Awal

Abu Barza menyampaikan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan agar tidak mengantuk saat menjalankan shalat malam dan menghindari ucapan kosong setelah menunaikan shalat. (Bukhari, Muslim)

Nabi Muhammad SAW menganjurkan kita untuk tidur lebih awal dan bangun lebih awal. Hal ini akan membantu kita untuk memiliki waktu yang cukup untuk beribadah dan menjalani kegiatan sehari-hari dengan baik.

2. Berwudhu Sebelum Tidur

2. Berwudhu Sebelum Tidur

sahabat Rasulullah SAW, Bara bin Azib berkata: “Nabi (ﷺ) bersabda:

‘Jika kalian akan tidur, ambillah wudhu seperti ketika kalian akan melaksanakan shalat. Kemudian tidurlah dengan posisi tubuh pada sisi kanan kalian.’

Lalu saya mengucapkan doa sebelum tidur:

اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْلَمْتُ وَجْهِى إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِى إِلَيْكَ وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِى إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِى أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِى أَرْسَلْتَ

Allohumma inni aslamtu waajhi ilaika wa fauwadtu amri ilaika wa aljatu zahri ilaika raghbatan wa rahbatan ilaika, la malja’a wa la manja’a minka illa ilaika. Allohumma amantu bikitabikal-ladzi anzalta wa binabiyyikal-ladzi arsalth

Ya Allah! Aku menyerahkan segala urusanku kepada-Mu dan meminta perlindungan dari-Mu dari segala kesedihan dan kekhawatiran. Selain dari-Mu, tidak ada tempat aku dapat mencari perlindungan dan pertolongan. Ya Allah! Aku telah beriman kepada kitab yang Engkau turunkan dan kepada nabi yang Engkau utus.

Baca Juga  Ikhfa: Cara Praktis untuk Memperbaiki Makhraj dan Tajwid Anda!

Baca Juga: Cara Berwudhu yang Benar Sebelum Tidur

3. Cuci Tangan dan Mulut Setalah Makan Makanan Berlemak Sebelum Tidur

3. Cuci Tangan dan Mulut Setalah Makan Makanan Berlemak Sebelum Tidur

Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa tidur dengan tangan kotor yang berminyak dan jatuh sakit, biarkan dia hanya menyalahkan dirinya sendiri.” (Abu Dawud)

4. Mematikan Lampu, Menutup Jendal Dan Pintu Sebelum Tidur

Dari Jabir bin Abdillah Radhiallahu‘anhu: “Ketika kalian pergi tidur, padamkan lilin (lampu), kunci pintu, tutupi wajah dan tubuh kalian, dan tutupi wajah makanan dan minuman” (Bukhari, Muslim).

Dalam hadits lain dikatakan bahwa “jangan biarkan api (lampu) menyala di rumahmu ketika kamu akan tidur”, “api adalah musuhmu, jadi padamkan sebelum tidur untuk melindungi dirimu sendiri.”

5. Membaca Doa Sebelum Tidur

5. Membaca Doa Sebelum Tidur

Abu Hurairah Radhiallahu‘anhu meriwayatkan: “Nabi tercinta (SAW) memerintahkan saya untuk melakukan tiga hal: berpuasa pada tiga hari setiap bulan, berdoa dua rakaat shalat Dhuha, dan berdoa shalat Uthr sebelum pergi tidur.” (Muslim)

Nabi Muhammad SAW mengajarkan kita untuk membaca doa sebelum tidur, seperti membaca ayat Kursi, Surat Al-Ikhlas, Surat Al-Falaq, dan Surat An-Naas. Doa ini memiliki fungsi sebagai perlindungan dan membantu kita tidur dengan tenang.

Doa sebelum tidur yang diucapkan oleh Rasulullah SAW:

بِاسْمِكَ اللّهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ

“Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuutu.”

“Dengan menyebut nama Allah yang menghidupkan dan mematikan.”

6. Berbaring Miring ke Kanan Saat Tidur

Sunnah lainnya yang diajarkan oleh Nabi SAW adalah menghadap ke sisi kanan saat tidur. Menghadap ke kanan ini merupakan posisi yang disukai oleh Allah SWT dan rasul-Nya.

Ketika Rasulullah SAW pergi tidur, dia akan berbaring di sisi kanannya dan berkata:

Ya Allah! Aku telah menyerahkan diriku kepada-Mu dan mempercayakan urusanku kepada-Mu. Dan aku memalingkan wajahku kepadamu, mengharapkan (pahalamu) dan takut (hukumanmu) dan mengandalkanmu. Tidak mungkin lari dari-Mu dan berlindung pada orang lain, kami berlindung hanya pada-Mu. Aku percaya pada Kitab yang Engaku turunkan dan Nabi yang Engkau kirim. (Bukhori)

7. Menempatkan Wajah Di Tangan

Rasulullah SAW biasa meletakkan wajahnya di tangannya di malam hari dan berkata: “Ya Allah, aku akan mati (tidur) dengan nama-Mu, aku akan hidup (bangun) dengan nama-Mu” Bismika allahumma ahyaa wa bismika amuutu. (Bukhori)

8. Membersihkan Tempat Tidur dan Mengingat Allah

Sebelum tidur, Nabi Rasulullah SAW menganjurkan kita untuk menyapu atau membersihkan tempat tidur dengan ujung sarung tangan. Hal ini bertujuan untuk mengusir debu dan kotoran yang mungkin ada pada tempat tidur kita.

Abu Hurairah berkata:

“Jika salah satu dari kalian ingin tidur, biarkan dia mengguncang tempat tidurnya dengan bagian dalam pakaiannya dan mengucapkan ‘Bismillah,’ karena dia tidak tahu apa yang ada di dalam tempat tidurnya.” (Bukhori, Muslim)

Baca Juga  Doa Agar Tidak Hujan: Kunci untuk Menghindari Gangguan Cuaca

9. Membicarakan hal-hal positif

Sebelum tidur, kita dianjurkan untuk membicarakan hal-hal yang positif dan bermanfaat bersama anggota keluarga atau teman dekat. Hal ini akan membantu kita untuk tidur dengan pikiran yang baik dan tenang.

10. Tidur Terpisah

Nabi Rasulullah SAW bersabda: “Perintahkan anak-anakmu untuk sholat sejak usia tujuh tahun, dan dari usia sepuluh tahun pukul mereka karena tidak sholat dan taruh mereka di tempat tidur secara terpisah.” (Ahmad, Abu Dawud).

Perlu dicatat bahwa memukul di sini bukan berarti kekuatan yang berlebihan. Dan jika orang tua tidak memerintahkan anaknya untuk sholat pada usia 7 tahun, mereka tidak dapat menuntutnya pada usia 10 tahun. Dan hadits tersebut berlaku untuk semua orang dewasa, yaitu dua laki-laki dewasa atau dua perempuan dewasa tidak boleh tidur berdekatan di bawah selimut yang sama.

11. Jangan Tidur Berbaring Tengkurap

Ya’ish bin Tihfa al-Ghifari Radhiallahu‘anhu meriwayatkan bahwa ayahnya berkata: “Suatu kali saya berbaring telungkup di masjid, ketika tiba-tiba seorang pria menyentuh saya dengan kakinya dan berkata:” Sesungguhnya, Tuhan benci berbohong seperti ini!” dikatakan. Ketika saya melihat ke atas, orang itu adalah Rasulullah SAW. (Abu Daud). Dalam hadits lain, dikatakan bahwa “ini adalah tempat tidur neraka.”

12. Jangan Lupa Dzikir dan Doa

12. Jangan Lupa Dzikir dan Doa

Rasulullah SAW bersabda: “Semoga Tuhan menghukum orang yang tidur tanpa mengingat Tuhan.” (Abu Dawud)

“Ayat Kursi”: “Allahu la ilaha illa huwaal-hayyul-qayuum” sampai akhir ayat, pelindung dari Allah akan bersamanya, dan setan tidak akan bisa mendekatinya sampai fajar. (Nasai). Juga, Nabi (saw) biasa bernafas dalam Surah “Ikhlas”, “Falaq”, “Nas” saat tidur. Hadits: “Barangsiapa membaca dua ayat terakhir dari Surah Al-Baqarah di malam hari, itu sudah cukup baginya” (Bukhari), artinya dikatakan cukup untuk melindunginya dari segala kejahatan. Sarjana lain menafsirkannya sebagai “Itu cukup untuk melindungi dari kejahatan setan”, “Itu melindungi dari kejahatan manusia dan setan.” Bahkan para sahabat mengatakan bahwa mereka tidak melihat orang yang tidak membaca 2 ayat terakhir surat Al-Baqarah sebelum tidur.

Ketika ibu kami Fatima mengeluh kepada Rasulullah SAW tentang penggilingan tangan, pelayan itu bertanya: “Haruskah saya memberi tahu Anda sesuatu yang lebih baik dari yang Anda minta?” Jika kalian mengatakan “Subhanallah” 33 kali, “Alhamdulillah” 33 kali, dan “Allahu Akbar” 34 kali sebelum tidur, ini lebih baik dari apa yang kalian minta” (HR Bukhari, Muslim).

Baca Juga: Manfaat Membaca Ayat Kursi Sebelum Tidur

Sunnah Nabi Rasulullah SAW Ketika Bangun Tidur

Sunnah Nabi Rasulullah SAW Ketika Bangun Tidur

Nabi Rasulullah SAW juga memiliki sunnah-sunnah yang beliau lakukan ketika bangun tidur. Dalam kita akan membahas mengenai sunnah-sunnah tersebut, agar kita dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan kita dan memperoleh manfaat serta keberkahan yang dijanjikan.

Berikut ini adalah beberapa sunnah Nabi Rasulullah SAW yang amalkan ketika bangun tidur:

1. Shalat Malam

1. Shalat Malam

Nabi Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa bangun di malam hari dan berkata:” Tidak ada Tuhan selain Allah. Dia sendirian, Dia tidak memiliki pendamping. Semua kekuatan adalah milik-Nya dan semua pujian hanya milik-Nya. Kekuatannya maha kuasa. Segala puji milik Allah, Allah Maha Suci, tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah, Allah Maha Besar, tidak ada kekuatan yang lebih besar dari kekuasaan Allah SWT” , wa huwa ala kulli shay-in qadir. Al-hamdu lillah , subhanallah, wa laa ilaaha illallah, walahu akbar, wa la hawla wa la kuwata illa billah,” dan dia berdoa kepada Allah untuk pengampunan atau berdoa, doanya akan diterima. Jika dia berwudhu dan berdoa, doanya akan diterima ” (Bukhori).

Baca Juga  Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Lengkap Sesuai Sunnah Nabi

2. Mengusap wajah dan membaca doa bangun tidur

Ketika Nabi Rasulullah SAW bangun tidur, beliau mengusap wajah dengan tangan kanannya, lalu membaca doa bangun tidur. Doa ini berbunyi, “Alhamdulillahil ladzii ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur.” Artinya, “Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kita setelah mematikan kita dan kepada-Nya kita akan kembali.”

3. Membersihkan gigi dengan siwak

3. Membersihkan gigi dengan siwak

Sunnah lain yang dilakukan Nabi Rasulullah SAW adalah membersihkan gigi dengan siwak. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan mulut dan gigi, serta membantu kita merasa lebih segar saat memulai hari.

Abu Huzaifa Radhiallahu‘anhu berkata: “Ketika Rasulullah (SAW) bangun dari tidur, dia akan selalu membersihkan mulutnya dengan tusuk gigi. (Bukhori, Muslim).

Aisyah Radhiallahu‘anhu: Kami biasa menyiapkan tusuk gigi dan air untuk Rasulullah SAW untuk wudhu, dan Allah akan membangunkannya dari tidurnya pada waktu yang Dia inginkan, dan dia akan gosok giginya dengan tusuk gigi itu, berwudhu dan mulai berdoa. (Muslim)

4. Melakukan wudhu

4. Melakukan wudhu

Sebelum melaksanakan shalat Subuh, Nabi Rasulullah SAW melakukan wudhu. Wudhu bukan hanya sebagai persiapan untuk shalat, tetapi juga sebagai simbol kebersihan fisik dan spiritual yang dianjurkan dalam Islam.

“Jika salah satu dari kalian bangun dari tidur, sebaiknya kalian membasuh tangan sebanyak tiga kali sebelum memasukkan ke dalam wadah air, karena kalian tidak tahu di mana tangan tersebut berada selama tidur”, “Jika salah satu dari kita bangun dari tidur dan ingin berwudhu, hendaknya kita mencuci tangan sebanyak tiga kali, karena setan menghabiskan malam di pori-pori kulit kita”. Para ahli bahasa memiliki berbagai pendapat mengenai arti kata “hayshum” (pori-pori) dalam teks bahasa Arab dari hadis ini. Beberapa berpendapat bahwa itu merujuk pada “lipatan kulit”, sementara yang lain percaya bahwa itu menggambarkan “pori-pori itu sendiri”. Ada pendapat yang menyatakan bahwa “setan benar-benar tidur di lipatan kulit kita” terkait dengan hadis ini. Namun, jika kita mengikuti pendapat lain, kita bisa menyimpulkan bahwa “ini adalah ungkapan yang sifatnya simbolis, dan dasarnya adalah bahwa setan menumpuk kotoran pada pori-pori kita di malam hari, sehingga menyebabkan masalah bagi kita”.

5. Shalat Subuh

Setelah melaksanakan shalat Subuh, Nabi Rasulullah SAW biasanya berdzikir dan membaca Al-Qur’an. Hal ini membantu kita untuk merenungkan makna kehidupan dan memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT.

6. Berdzikir dan membaca Al-Qur’an

6. Berdzikir dan membaca Al-Qur'an

Setelah melaksanakan shalat Subuh, Nabi Rasulullah SAW biasanya berdzikir dan membaca Al-Qur’an. Hal ini membantu kita untuk merenungkan makna kehidupan dan memperkuat hubungan kita dengan Allah SWT.

7. Sarapan pagi

Sunnah Nabi Rasulullah SAW juga mencakup mengonsumsi sarapan pagi. Dalam hadits, Nabi mengatakan bahwa sarapan pagi memberi berkah pada hari kita. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebiasaan ini agar kita memiliki energi yang cukup untuk menjalani hari.

Akhir Kata

Mengamalkan sunnah Nabi sebelum tidur dan bangun tidur sangat penting bagi kehidupan kita, sebagai cool guidance dan cara mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Mengikuti sunnah Nabi memberikan manfaat, seperti menjaga kesehatan, kebersihan, dan kualitas tidur. Mari kita bersama-sama melaksanakan sunnah Nabi sebelum tidur dan bangun tidur sebagai bagian dari ibadah kita kepada Allah SWT.

Semoga artikel ini menginspirasi kita untuk mengamalkan sunnah Nabi, menjadikannya sebagai lifestyle, dan mengajak orang di sekitar kita turut serta.

Baca Juga: Doa Sebelum Tidur dan Amalan Sunnah Nabi SAW Sebelum Tidur

Jangan sampai ketinggalan informasi terkini seputar teknologi dan tutorial terbaru dari Iuwashplus.or.id:

DMCA.com Protection Status