English Indonesia
Kamis, 16 Desember 2021

Peluncuran Sistem Informasi Manajemen Rencana Pengamanan Air Minum

Peluncuran Sistem Informasi Manajemen Rencana Pengamanan Air Minum

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) meluncurkan Sistem Informasi Manajemen Rencana Pengamanan Air Minum ( SIM RPAM) dalam acara pembukaan Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Nasional (MAPAMNAS) PERPAMSI pada 8 Desember 2021 di Kota Surakarta. Acara peluncuran SIM RPAM ini dilakukan secara luring dan daring melalui platform Zoom.

Hadir adalam peluncuran SIM RPAM tersebut antara lain Direktur Jenderal Cipta Karya, Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti; Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka; Wali Kota Bogor sekaligus Ketua APEKSI, Bima Arya; Ketua Umum PERPAMSI, Rudie Kusumayadi, perwakilan PDAM/Perumda Air Minum seluruh Indonesia, dan sektor swasta.

SIM RPAM yang diluncurkan dalam kegiatan ini dikembangkan dengan dukungan USAID IUWASH PLUS sebagai bagian dari dukungan Proyek kepada Pemerintah Indonesia untuk mencapai air minum aman. Selain itu, USAID IUWASH PLUS juga membantu uji coba pelaksanaan SIM RPAM di tiga PDAM yang telah menerapkan RPAM, yaitu PDAM Kota Salatiga, PDAM Delta Tirta Kabupaten Sidoarjo, dan PDAM Kota Makassar.

Dalam sambutannya, Diana Kusumastuti menegaskan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mencapai Tujuan Pembangungan Berkelanjutan (TPB) yang telah diterjemahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024. RPJMN menargetkan 15 persen penduduk Indonesia mendapatkan akses air minum aman pada tahun 2024.

Salah satu strategi untuk mencapai target ini adalah dengan penerapan RPAM oleh seluruh jenis penyedia layanan, yang dimulai dari PDAM/Perumda Air Minum dan kemudian berlanjut ke penyedia layanan lainnya. RPAM akan membantu PDAM/Perumda Air Minum untuk menyediakan air minum melalui pendekatan manajemen berbasis risiko. Peta Jalan RPAM telah menargetkan 190 penyedia layanan air minum menerapkan RPAM pada tahun 2024. Diana Kusumastuti juga berharap bahwa dengan adanya SIM RPAM ini, dokumen RPAM akan lebih mudah disusun serta diakses dan diperbarui setiap saat.

Hingga November 2021, Proyek USAID IUWASH PLUS telah memberikan berbagai masukan kepada Pemerintah Indonesia untuk membangun dasar untuk pencapaian target RPJMN 2020-2024 dan TPB. Dukungan dari USAID IUWASH PLUS tersebut antara lain meliputi pengkajian terjhadap pelaksanaan RPAM sebelumnya, diskusi kebijakan untuk membangun kerangka nasional, penyusunan peta jalan RPAM untuk periode 2021-2025, revisi panduan RPAM, uji coba pelaksanaan RPAM di 3 PDAM, pembuatan SIM untuk pelaksanaan RPAM, dan peningkatan kapasitas bagi PDAM/Perumda Air Minum melalui master of training dan training of trainers.

Available in enEnglish (English)

Mitra