English Indonesia
Selasa, 21 September 2021

USAID IUWASH PLUS Selenggarakan Diskusi Air Minum Aman Bagi Jurnalis

USAID IUWASH PLUS Selenggarakan Diskusi Air Minum Aman Bagi Jurnalis

Pada 17 September 2021, USAID IUWASH PLUS menyelenggarakan diskusi virtual tentang air minum aman bagi para jurnalis dan bloger. Kegiatan ini dihadiri 40 jurnalis dari berbagai media arus utama dan 10 bloger, serta perwakilan Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian PPN/Bappenas.

Acara yang berlangsung selama 2,5 jam tersebut menghadirkan para ahli di bidang air minum dan kesehatan sebagai pembicara. Mereka adalah Kepala Sub-Direktorat Air Minum, Kementerian PUPR, Dades Prinandes; Koordinator Penyehatan Air dan Sanitasi, Direktorat Kesehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, Ely Setyawati; Asisten Manajer Pengendalian Kualitas Air dan Air Baku Perumda Air Minum Tugu Tirta, Djaka Setyanta, serta Advocacy and Communication Advisor of USAID IUWASH PLUS, Lina Damayanti.

Diskusi ini dibuka dengan penjelasan Dades Prinandes tentang situasi akses air minum di Indonesia. Dia menjelaskan bahwa hingga tahun 2020, baru 11,9% masyarakat Indonesia mendapatkan akses air minum aman atau air yang aman untuk dikonsumsi langsung.

Dades menambahkan, “Jika kebutuhan akses air minum aman tidak terpenuhi dapat menyebabkan tingginya stunting dan nantinya dapat berkontribusi pada kehilangan PDB.”

Lebih lanjut Dades menjelaskan, Visium Kementerian PUPR 2030 bercita-cita menyediakan hunian cerdas, yang juga meliputi akses air minum aman, bagi 100% masyarakat Indonesia. Untuk mencapai target tersebut, setiap kabupaten/kota perlu menerapkan Rencana Pengamanan Air Minum (RPAM).

Ely Setyawati menambahkan bahwa masyarakat juga perlu terlibat untuk terampil mendapatkan akses air minum aman sendiri, salah satunya melalui pengelolaan air minum rumah tangga.

Untuk memberikan gambaran bahwa air minum aman dapat dicapai, Djaka Setyanta berbagi pengalaman Perumda Air Minum Tugu Tirta menerapkan rencana pengamanan air minum dan membuat Zona Air Minum Prima.

Menutup diskusi ini, Lina Damayanti menegaskan pentingnya air minum aman untuk menunjang kesehatan manusia. Dia juga menjelaskan program yang telah dilakukan USAID IUWASH PLUS untuk meningkatkan akses air minum, terutama bagi warga berpenghasilan rendah di perkotaan, di wilayah kerja program tersebut. Di akhir diskusi, Lina mengajak jurnalis dan bloger untuk membantu menyebarluaskan pesan air minum aman.

USAID IUWASH PLUS juga menggelar diskusi media tentang akses air minum dan sanitasi di Indonesia pada bulan sebelumnya. Selain itu, program ini juga akan melaksanakan dua diskusi serupa untuk merayakan Hari Cuci Tangan Sedunia dan Hari Toilet Sedunia pada bulan-bulan mendatang.

Serangkaian kegiatan ini menjadi kegiatan untuk menyambut Konferensi Sanitasi dan Air Minum Nasional yang akan diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas dan Pokja PPAS November mendatang.

Available in enEnglish (English)

Mitra