English Indonesia
Rabu, 1 September 2021

Sesi Berbagi Pembelajaran Pelaksanaan STBM di Jakarta

Sesi Berbagi Pembelajaran Pelaksanaan STBM di Jakarta

Pada 25 Agustus 2021, Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan USAD IUWASH PLUS mengadakan sesi berbagai virtual terkait pelaksanaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di  Kelurahan Pademangan Barat dan Tebet Timur, DKI Jakarta, yang turut dihadiri oleh berbagai OPD, perusahaan mitra, dan akademisi. Sesi berbagi ini membahas keberlanjutan serta replikasi dari inisiatif STBM di dua kelurahan tersebut  dan sekaligus menutup program lima tahun USAID IUWASH PLUS di DKI Jakarta secara simbolis.

Tiga ratus tujuh puluh enam partisipan mengikuti acara ini dengan sambutan pembuka diberikan oleh Direktur Kesehatan Lingkungan Kementeria Kesehatan, Ibu R. Vensya Sitohang; Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ibu Widyastuti; dan Project Management Specialist of Water and Sanitation USAID Indonesia, Ibu Nur Endah Shofiani. Peserta lain yang turut hadir terdiri dari para perwakilan berbagai OPD DKI Jakarta, Tim STBM  dari Pademangan Barat serta Tebet Timur, dan sanitarian dari puskesmas se-DKI Jakarta. Sesi virtual ini juga disiarkan langsung lewat YouTube dan sudah ditonton sebanyak 240 kali sejauh ini.

Kegiatan yang berjudul Sesi Berbagi Pembelajaran Pelaksanaan STBM di Jakarta ini berupaya menyorot pengalaman Tim STBM di Pademangan Barat dan Tebet Timur dalam meningkatkan kondisi air minum, sanitasi, dan perilaku higiene (WASH) di daerahnya masing-masing. USAID IUWASH PLUS dan SIMASKOTA memfasilitasi pembentukan kedua tim tersebut pada tahun 2018 dan terus mendampingi mereka dalam melakukan promosi, edukasi, dan sosialisasi WASH.

Para perwakilan tim STBM Tebet Timur menyatakan bahwa mereka sudah berhasil mengatur pembangunan satu unit IPAL Komunal dan delapan unit tangki septik individual lewat kolaborasi multipihak. Kolaborasi tersebut melibatkan PT Sinar Mas, selaku penyumbang IPAL Komunal,  dan Universitas Indonesia dan PT Rototama Berlianplast, selaku donor tangki septik individual. Segenap fasilitas sanitasi baru tersebut memberikan akses sanitasi bagi 223 orang di 23 rumah.

Di Pademangan Barat, Tim STBM-nya sudah berhasil mewujudkan pembangunan 20 tangki septik individual dengan bantuan PT Sinar Mas. Terpasang di sebelas rumah, seluruh tangki septik tersebut mengakomodasi 55 orang.

Warga Tebet Timur dan Pademangan Barat turut mengemban biaya pembangunan fasilitas sanitasi tersebut, misalnya dengan membayar biaya konstruksi sambungan rumah bagi IPAL Komunal dan menanggung biaya tukang yang memasang tangki septik individualnya.

Kemenkes RI dan Dinkes DKI Jakarta mengapresiasi pendekatan kolaboratif dalam penerapan STBM ini dan berkomitmen untuk ikut mendukung keberlanjutan dan replikasi inisiatif tersebut. Ibu Widyastuti selaku Kepala Dinkes DKI Jakarta berharap, “Kalau bisa ini bukan yang terkahir agar ada kesinambungan program untuk sama-sama mewujudkan DKI Jakarta menjadi provinsi yang bisa menjadi Kota Sehat yang terstandar secara kualitas.”

Sebagai tindak lanjut dari sesi berbagi ini, pada 26 Agustus 2021, Dinkes DKI Jakarta dan USAID IUWASH PLUS mengadakan pelatihan monitoring dan evaluasi elektronik bagi para sanitarian di seluruh kota. Dinkes DKI Jakarta akan terus mendukung replikasi inisiatif ini, termasuk di Kelurahan Ciracas dan Ancol yang akan berkolaborasi dengan PT Rototama Berlianplast dan Tim STBM Pademangan Barat untuk membangun beberapa tangki septik pada bulan September.

Sampai dengan Maret 2021, di DKI Jakarta, USAID IUWASH PLUS telah membantu memberikan akses sanitasi aman kepada 69,240 orang dan akses sanitasi layak kepada 345 orang yang 83% di antaranya tergolong miskin. Dukungan USAID IUWASH PLUS di ibukota ini juga telah berhasil mendorong pemerintah kota untuk mengalokasikan Rp14,4 miliar lewat APBD untuk berbagai proyek WASH.

Available in enEnglish (English)

Mitra