English Indonesia
Selasa, 10 Agustus 2021

Diskusi Terpumpun Peta Jalan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat

Diskusi Terpumpun Peta Jalan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat

Pada 4 Agustus 2021, USAID IUWASH PLUS memfasilitasi diskusi terpumpun daring tentang peta jalan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALDS).

Hadir dalam kegiatan ini Direktur Perumahan dan Permukiman Kementerian PPN/Bappenas, Tri Dewi Virgiyanti, Sub-Koordinator Air Limbah Domestik, Direktorat Sanitasi, Kementerian PUPR, Asri Indiyani, Sub-Koordinator Wilayah I, SUPD II Kementerian Dalam Negeri, Ali Irmanda, COR USAID IUWASH PLUS, Trigeanny Linggoatmodjo, Deputy Chief of Party USAID IUWASH PLUS, Alifah Lestari, perwakilan operator air limbah domestik mitra USAID IUWASH PLUS, universitas, dan swasta.

Dalam pertemuan ini, seluruh peserta mendukung pembuatan peta jalan dan menunggu untuk dapat berkontribusi dalam pembuatan dokumen tersebut. Mereka juga aktif memberikan berbagai gagasan isi peta jalan tersebut.

“Kita harus bicara kualitas air ditingkatkan dengan mengurangi setengah proporsi air limbah yang tidak diolah…UU No.17 tahun 2019 mengamanatkan sanitasi sebagai bagian dari perlindungan sumber daya air. Maka, jika tidak memasukkan [isu] greywater [dalam peta jalan], [masalah] belum akan tuntas. Mari kita memasukkanya dalam peta jalan,” ujar Asri Indiyani mengemukakan salah satu gagasannya.

Sebagai tindak lanjut diskusi terpumpun ini, para peserta sepakat untuk terus memberikan ide dan pendapat mengenai hasil diskusi secara daring. USAID IUWASH PLUS juga berencana untuk melakukan diskusi lanjutan untuk menindaklanjuti kesepakatan para pemangku kepentingan.

Peta jalan SPALD akan menjadi dokumen penting untuk memandu pemerintah pusat dan daerah untuk mencapai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di bidang sanitasi pada 2030. Pemerintah Indonesia telah menargetkan 90% sanitasi layak termasuk 15% sanitasi aman dalam RPJMN 2020-2024, dan 57% sanitasi aman dalam target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030.

Available in enEnglish (English)

Mitra