English Indonesia
Jumat, 22 Januari 2021

Walikota Bogor Menandatangani Dokumen KKMARA Mata Air Tangkil

Walikota Bogor Menandatangani Dokumen KKMARA Mata Air Tangkil

Walikota Bogor, Bima Arya, menandatangani dokumen Kerentanan Mata Air dan Rencana Aksi (KKMARA) Mata Air Tangkil pada saat diskusi dengan USAID IUWASH PLUS, Perumda Tirta Pakuan, dan Satuan Kerja Pemerintah Daerah terkait lainnya yang dilaksanakan pada tanggal 13 Januari 2021 di Balai kota Bogor.

Penandatanganan ini menandai dukungan Walikota Bogor terhadap pelaksanaan rekomendasi KKMARA untuk menambah debit mata air Tangkil.

Kajian mata air yang dilakukan oleh tim KKMARA Kota Bogor dan USAID IUWASH PLUS menunjukkan debit mata air mengalami penurunan dari 170 Lps pada tahun 1974 menjadi 112 Lps pada tahun 2020.

Penurunan tersebut akan mengancam keberlangsungan layanan air Perumda Tirta Pakuan sebagai andalan perusahaan karena bergantung pada mata air untuk menyediakan layanan air pipa kepada sekitar 20.000 pelanggan.

Untuk meningkatkan debit mata air Tangkil yang secara administratif berada di Kabupaten Bogor, tim KKMARA merekomendasikan serangkaian kegiatan, antara lain membangun 1.700 hingga 2.300 sumur resapan dalam 2-3 tahun mendatang.

Untuk mencapai target tersebut, USAID IUWASH PLUS juga membangun kapasitas pemerintah daerah dan masyarakat untuk melaksanakan resapan air tanah melalui sumur resapan, yang juga mencakup pembangunan 15 sumur resapan dari Juli 2020 hingga Januari 2021.

Selain itu, PDAM Tirta Pakuan telah mengalokasikan Rp200 juta dari anggaran CSR-nya untuk membangun 45 kolam resapan pada tahun 2021. Namun jalan masih panjang untuk membangun 1.700 hingga 2.300 sumur resapan.

Bima Arya berharap KKMARA dapat membantu Perumda Tirta Pakuan untuk meningkatkan kapasitasnya dalam melayani pelanggannya.

Available in enEnglish (English)

Mitra