English Indonesia
Jumat, 13 November 2020

Pelatihan Dampak Pandemi COVID-19 bagi PDAM

Pelatihan Dampak Pandemi COVID-19 bagi PDAM

Pada 3–4 November 2020, USAID IUWASH PLUS dan NUWSP (National Urban Water Supply Project) Bank Dunia mendukung Direktorat Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah (SUPD) II Kementerian Dalam Negeri untuk melatih PDAM dari 32 kabupaten/kota yang berpartisipasi dalam NUWSP untuk mengukur dampak pandemi COVID-19 terhadap kinerja keuangan mereka.

Hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Central Project Management Unit (CPMU) dan Technical Assistance and Capacity Building Team (TACT) NUWSP, Bank Dunia, masing-masing Bappeda, dan dinas pekerjaan umum dari 32 kabupaten/kota.

Kegiatan ini merupakan bagian dari lokakarya tentang dukungan pemerintah daerah kepada PDAM pada saat pandemi COVID-19 yang dijalankan oleh NUWSP dan Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Kementerian Dalam Negeri pada 2-4 November 2020.

Untuk mengidentifikasi dampak pandemi COVID-19 terhadap operasional PDAM, Bank Dunia mengembangkan alat pengukuran. Alat ini diperkenalkan kepada mitra NUWSP, termasuk USAID IUWASH PLUS, pada pertengahan 2020.

Sejak itu, NUWSP menggunakan toolkit tersebut untuk PDAM yang berpartisipasi dalam program ini. Serupa dengan NUWSP, USAID IUWASH PLUS juga menggunakan alat ini untuk PDAM mitranya.

Selama kegiatan berlangsung, USAID IUWASH PLUS memfasilitasi PDAM untuk menggunakan alat ini untuk menilai dampak COVID-19 terhadap kinerja keuangan PDAM, termasuk memandu PDAM memasukkan data ke dalam alat tersebut.

Dengan melakukan pengukuran tersebut, PDAM dapat menginformasikan kepada pemerintah daerah masing-masing tentang bagaimana pandemi COVID-19 telah memengaruhi operasi dan kinerja keuangan perusahaan. Dengan demikian, pemerintah daerah dapat mengambil keputusan yang tepat untuk meminimalkan dampak COVID-19 pada PDAM, seperti memberikan dukungan keuangan.

Available in enEnglish (English)

Mitra