English Indonesia
Selasa, 29 September 2020

Pertemuan Awal Pembangunan dan Peningkatan Kapasitas Proyek Percontohan Sumur Resapan Mata Air Sibolangit

Pertemuan Awal Pembangunan dan Peningkatan Kapasitas Proyek Percontohan Sumur Resapan Mata Air Sibolangit

(24 September 2020), USAID IUWASH PLUS mekakukan pertemuan awal pembangunan dan peningkatan kapasitas proyek percontohan sumur resapan mata air Sibolangit.

Kegiatan ini dihadiri oleh tim KKMARA mata air Sibolangit, UPTD Tahura Bukit Barisan, dan LPPM USU. Anggota tim KKMARA yang hadir antara lain PDAM Tirtanadi, Dinas Sumber Daya Air, Dinas Cipta Karya, Dinas Kehutanan,   Bappeda, dan Biro Pembangunan Sumatra Utara.

Dalam pertemuan ini, USAID IUWASH PLUS mengenalkan LPPM USU kepada tim KKMARA. Selama beberapa bulan ke depan, LPPM USU akan membantu USAID IUWASH PLUS mendampingi tim KKMARA untuk melaksanakan proyek percontohan pembangunan sumur resapan.

Dalam proyek percontohan ini, USAID IUWASH PLUS akan membantu pembangunan 15 sumur resapan untuk mengembalikan debit mata air Sibolangit. Pada saat yang sama, USAID IUWASH PLUS akan menggunakan proyek percontohan untuk meningkatkan kapasitas tim KKMARA agar mereka mampu melaksanakan program sumur resapan secara mandiri.

“Bappeda dan semua pemangku kepentingan di Provinsi Sumatra Utara akan mendukung pelaksanaan kegiatan proyek percontohan pembangunan 15 unit sumur resapan Sibolangit”, ujar Iqbal Mahyudan, perwakilan Bappeda.

Pembangunan sumur resapan ini merupakan salah satu langkah penting untuk menyelamatkan mata air Sibolangit. Berdasar kajian kerentanan (KKMA) mata air Sibolangit yang dilakukan tim KKMARA dan USAID IUWASH PLUS pada 2019, debit mata air Sibolangit turun sekitar 27 liter per detik setiap tahun.

Jika masalah ini tidak ditangani dengan baik, PDAM Tirtanadi terancam mengalami krisis air baku pada 2030. Padahal, PDAM Tirtanadi menggunakan mata air ini untuk melayani sekitar 20 hingga 30 persen dari total 450 ribu pelanggannya di Kota Medan. Oleh karenanya, KKMARA mata air Sibolangit merekomendasikan pembangunan 2.300 sumur resapan.

Untuk mempermudah kegiatan peningkatan kapasitas, proyek percontohan pembangunan sumur resapan ini akan dilakukan di daerah yang mudah dijangkau oleh pemerintah dan masyarakat.

Selain proyek percontohan ini, USAID IUWASH (program pendahulu USAID IUWASH PLUS) bekerja sama dengan Coca Cola Foundation Indonesia juga telah membantu pembangunan 650 sumur resapan antara 2014 dan 2015.

Available in enEnglish (English)

Mitra