English Indonesia
Senin, 11 Mei 2020

Lokakarya Pembuatan Matriks Rencana Aksi Kajian Kerentanan Mata Air Eremerasa

Lokakarya Pembuatan Matriks Rencana Aksi Kajian Kerentanan Mata Air Eremerasa

USAID IUWASH PLUS memfasilitasi lokakarya pembuatan Matriks Rencana Aksi Kajian Kerentanan Mata Air dan Rencana Aksi (KKMA-RA) Mata Air Eremerasa di Kabupaten Bantaeng pada 5 Mei 2020. Pembuatan matriks rencana aksi ini merupakan salah satu langkah dalam KKMA-RA Mata Air Eremerasa yang didukung oleh USAID IUWASH PLUS.

Lokakarya online ini dihadiri oleh tim KKMA-RA yang terdiri dari Bappeda, PDAM, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Koordinator PAMSIMAS.

Selama lokakarya, para peserta juga membahas hasil kajian kerentanan Mata Air Eremarasa yang dilakukan oleh USAID IUWASH PLUS pada Februari 2020.

Kajian tersebut menunjukkan bahwa kuantitas dan kualitas Mata Air Eremerasa menurun. Debit mata air turun 0.2 liter per detik. Sementara itu, mata air juga tercemar bakteri Coli dan E.Coli yang berasal dari air limbah domestik. Kondisi ini membuat Mata Air Eremerasa masuk dalam kategori hampir kritis.

Menanggapi hasil kajian ini, Kepala Bappeda Kabupaten Bantaeng, Mohammad Dimiti Nongpa, meminta upaya untuk mengatasi penurunan kuantitas dan kualitas mata air dilakukan secepatnya.

“Memperhatikan masalah penurunan debit dan pencemaran Mata Air Eremerasa, maka harus segera dibuatkan rencana aksi dan implementasinya agar mata air bisa pulih kembali,” ujarnya.

Untuk memastikan matriks rencana aksi dilaksanakan secara optimal, dukungan seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan.

Setelah lokakarya ini, Tim KKMA-RA dan USAID IUWASH PLUS akan membahas matriks rencana aksi lebih lanjut pada Juni 2020.

Available in enEnglish (English)

Mitra