English Indonesia
Selasa, 7 April 2020

Menggabungkan Sarana CTPS Dengan Lubang Biopori di Kelurahan Tidar Utara

Menggabungkan Sarana CTPS Dengan Lubang Biopori di Kelurahan Tidar Utara

KPP Sugih Waras bekerja sama dengan anggota masyarakat lainnya membuat sarana Cuci Tangan Pakai Sabun yang dilengkapi dengan lubang biopori di RT4 dan 5/RW 3, Lingkungan Kiringan, Kelurahan Tidar Utara, Kota Magelang pada 27-30 Maret 2020.

KPP Sugih Waras merupakan kelompok masyarakat yang bermitra dengan USAID IUWASH PLUS untuk mengelola delapan unit SPALDS di RT 5/RW 3.

Sarana CTPS dengan lubang biopori baru- baru ini dibuat untuk mengurangi penularan virus COVID-19, serta untuk melaksanakan rencana kerja yang dihasilkan dari Monev Partisipatif Siklus Ketiga, Februari 2020.

Menurut Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Konservasi Sumber Daya Alam, Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang, Umi Nadhiroh, lubang biopori akan membantu mengurangi genangan air dari sarana CTPS, serta membantu mengisi kembali air tanah. Upaya mengisi kembali air tanah penting dilakukan karena RT 4 dan 5/RW 3 di Lingkungan Kiringan merupakan salah satu daerah tangkapan Mata Air Tuk Pecah yang menjadi sumber air baku PDAM Kota Magelang.

Hingga akhir Maret, 2020, KPP Sugih Waras dan anggota masyarakat telah membangun enam sarana CTPS menggunakan barang bekas yang dilengkapi dengan lubang biopori. Di RT 4 dan 5/RW 3, Lingkungan Kiringan, Kelurahan Tidar Utara.

Available in enEnglish (English)

Mitra