English Indonesia
Selasa, 11 Februari 2020

USAID IUWASH PLUS Lakukan Audiensi dengan Bupati Sragen: Bahas Perkembangan Program

USAID IUWASH PLUS Lakukan Audiensi dengan Bupati Sragen: Bahas Perkembangan Program

Sejak pertengahan 2019, USAID IUWASH PLUS membantu upaya Pemerintah Kabupaten Sragen untuk mencapai akses air minum dan sanitasi aman berkelanjutan. Meskipun program USAID IUWASH PLUS baru saja dimulai di Kabupaten Sragen, program ini telah melakukan beberapa perkembangan.

Hal ini disampaikan oleh USAID IUWASH PLUS dan Bappeda & Litbang kepada Bupati Sragen, Kusnidar Untung Yuni Sukowati, saat melakukan audiensi pada 6 Februari, 2020. Acara yang dilakukan di Kantor Bupati Sragen ini juga dihadiri oleh kepala organisasi perangkat daerah terkait dan Direktur Perumda Tirto Negoro.

USAID IUWASH PLUS menjelaskan bahwa selama 2019, proyek ini telah membantu Pemerintah Kabupaten Sragen melaksanakan kegiatan kunci. Misal, mendampingi pemerintah kabupaten menyusun peraturan bupati tentang petunjuk pelaksanaan Perda No 13/2017 tentang pengelolaan air limbah domestik, dan melakukan kajian kelembagaan pengelolaan air limbah domestik.

Di sektor air minum, USAID IUWASH PLUS juga membantu Perumda Tirto Negoro membuat rencana bisnis dan memberikan pelatihan tentang pelaporan keuangan. Program ini juga membantu promosi air minum dan sanitasi aman kepada tokoh dan anggota masyarakat.

Tahun 2020, USAID IUWASH PLUS juga akan melanjutkan bantuannya kepada pemerintah kabupaten untuk mencapai target RPJMN 2020-2024: air minum dan sanitasi aman berkelanjutan.

Program USAID IUWASH PLUS ini mendapat apreasiasi dari Bupati Sragen.

“Terima kasih kepada USAID IUWASH PLUS yang telah memberikan pendampingan terkait air minum, sanitasi, dan perilaku higiene,” ujar Kusnidar. Lebih lanjut, Kusnidar berjanji untuk menggunakan semua potensi, sumber daya, dan dana di Kabupaten Sragen untuk memberikan pelayanan sanitasi dan air minum aman.

Sebagai salah satu strategi kabupaten untuk mencapai target sanitasi aman, Bupati Sragen akan mendorong penggunaan alokasi dana desa untuk meningkatkan akses sanitasi.

Selain itu, perangkat kerja daerah juga telah membuat beberapa rencana strategis. Misal, dinas lingkungan hidup akan membeli tanah untuk pembangunan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) baru, dan dinas perumahan dan permukiman akan menyusun readiness criteria IPLT yang baru.

Selain itu, dinas perumahan dan permukiman juga akan menyelesaikan kajian kelembagaan UPTD Pengelolaan Air Limbah Domestik, dan bersama dengan Bappeda & Litbang menyelesaikan peraturan bupati. Bappeda & Litbang juga akan menyusun rencana induk pengelolaan air limbah domestik dan melakukan lokakarya AMPL.

Sementara itu, dinas kesehatan akan melakukan promosi perilaku hidup bersih dan sehat, serta dinas sosial akan mendorong forum CSR membantu program air minum dan sanitasi.

Available in enEnglish (English)

Mitra