English Indonesia
Senin, 16 Desember 2019

Pemkot Probolinggo, Swasta, dan LKM Berbagi Peran, Wujudkan 100 Persen Akses Sanitasi

Pemkot Probolinggo, Swasta, dan LKM Berbagi Peran, Wujudkan 100 Persen Akses Sanitasi

Pemerintah Kota Probolinggo berjuang mewujudkan 100 persen akses sanitasi masyarakat. Di Kota Probolinggo, hingga saat ini tercatat sekitar 3.435 dari total 74 ribu rumah tangga masih mempunyai kebiasaan BABS, yang kebanyakan adalah masyarakat berpenghasilan rendah (kelompok B40 dan B10).

Untuk itu, Pemerintah Kota Probolinggo menggandeng swasta dan Lembaga Keuangan Mikro (LKM) untuk menyediakan akses sanitasi bagi warga berpenghasilan rendah.

Pembagian peran antara pemerintah, swasta, dan LKM dalam penyediaan akses sanitasi tersebut dibahas dan disepakati dalam Lokakarya Pemasaran Sanitasi untuk mewujudkan 100 persen akses sanitasi pada 10 Desember, 2019 di Kota Probolinggo. Lokakarya ini digelar oleh Bappeda Kota Probolinggo dengan dukungan USAID IUWASH PLUS.

Dalam lokakarya ini, disepakati Bappeda Kota Probolinggo akan mengkoordinasi pelaksanaan program-program sanitasi. Dinas PUPR bertanggung jawab atas peraturan dan operasional pengelolaan air limbah domestik. dan Dinas Kesehatan akan melakukan promosi praktik hidup bersih dan sehat serta berbagi data calon penerima manfaat program sanitasi.

Sementara itu, forum CSR (salah satu perwakilan swasta) akan mengidentifikasi dan mendorong perusahaan untuk mendukung program sanitasi. CU Amanah (LKM) juga berencana untuk membuat skema pembiayaan mikro sanitasi dan pinjaman modal usaha bagi pengusaha sanitasi. USAID IUWASH PLUS akan membantu CU Amanah membuat produk pembiayaan mikro. Sementara itu, promosinya akan dibantu oleh Dinas Kominfo dan Dinas PUPR.

Selain berbagi peran, Pemkot Probolinggo, swasta, dan LKM juga sepakat masyarakat berpenghasilan rendah yang masuk dalam kelompok B40 akan menjadi target pemasaran sanitasi dan pembiayaan mikro. Sedangkan, kelompok B10 akan menjadi target hibah sanitasi dari pemerintah.

Sebagai tindak lanjut, Forum CSR akan bekerja sama dengan pengusaha WASH di RW 8, Kelurahan Jati untuk membangun 30 toilet bagi 30 anggota Tabung Beras (Tabungan Bersama untuk Rumah Sehat). Skema tabungan ini digagas oleh pengusaha WASH di RW 8.

Melalui kerja sama ini, Forum CSR menyediakan 30 jamban, 100 pipa angin, dan Rp375 ribu/rumah untuk membantu biaya pembangunan. Masyarakat juga berkontribusi Rp1.225.000 untuk biaya konstruksi. Proses konstruksi akan dilakukan akhir Desember 2019 dan diharapkan selesai Maret 2020.

Available in enEnglish (English)

Mitra