English Indonesia

BAZNAS Kota Ternate Siap Bantu Jamban dan Tangki Septik Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

BAZNAS Kota Ternate Siap Bantu Jamban dan Tangki Septik Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Di balik keindahan alam pegunungan dan lautnya, Kota Ternate masih menghadapi ancaman pencemaran lingkungan akibat sanitasi buruk sebagian masyarakatnya.

Data Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) pada 9 Mei 2019 menunjukkan dari total 46.862 KK di Kota Ternate, 81,9% telah menggunakan jamban sehat permanen, yaitu jamban individu dengan tangki septik. Sedangkan, 5,3% sisanya menggunakan jamban sehat semi permanen, yaitu jamban dengan tempat penampungan tinja tidak kedap, 8,8% menggunakan jamban bersama, dan 4% buang air besar di tempat terbuka.

Masyarakat yang belum mempunyai jamban sehat permanen biasanya membuang air limbah domestiknya langsung ke lingkungan sehingga berpotensi mencemari air tanah dan lingkungan.

Pemerintah Kota Ternate telah berusaha mendorong masyarakat untuk beralih menggunakan jamban dengan tangki septik. Namun, sebagian masyarakat tidak mampu membangun sarana tersebut secara swadaya. Di lain sisi, Pemerintah Kota Ternate juga mempunyai dana terbatas untuk membangun jamban dengan tangki septik bagi warganya yang kurang mampu.

“Anggaran sanitasi yang dianggarkan pemerintah setiap tahun masih sangat terbatas. Untuk itu, keterlibatan multipihak sangat diperlukan untuk mempercepat peningkatan akses sanitasi terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Aida Fitria, staf Dinas Kesehatan Kota Ternate.

Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Kesehatan Kota Ternate—dengan bantuan USAID IUWASH PLUS—menjalin kemitraan dengan banyak perusahaan dan lembaga, antara lain Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Ternate.

Dari Januari hingga April 2019, Dinas Kesehatan bersama USAID IUWASH PLUS berdiskusi dengan BAZNAS Kota Ternate untuk mempersiapkan kemitraan antara BAZNAS dan Dinas Kesehatan Kota Ternate. Hasilnya BAZNAS Kota Ternate sepakat untuk menggunakan zakat yang disalurkan melalui BAZNAS untuk membangun jamban dengan tangki septik bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Pada 29 April 2019, BAZNAS Kota Ternate dan Dinas Kesehatan Kota Ternate menandatangani perjanjian kerja sama. Untuk tahun ini, BAZNAS Kota Ternate menyediakan anggaran sebesar Rp50–70 juta untuk membangun sekitar lima hingga tujuh jamban dengan tangki septik bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Ke depan diharapkan, bantuan dari BAZNAS ini dapat meningkat.

Aida Fitria juga menjelaskan bahwa Dinas Kesehatan dan BAZNAS Kota Ternate dengan dukungan USAID IUWASH PLUS akan mulai bekerja bersama masyarakat untuk melakukan kegiatan pengkajian partisipatif dan pemicuan untuk menyepakati calon penerima bantuan, mempromosikan perilaku dan pengetahuan dalam mengelola dan merawat fasilitas yang dibangun bersama.

-Johanis Valentino (kontributor)-

Available in enEnglish (English)

Mitra