English Indonesia
Kamis, 31 Januari 2019

Pemda Lumajang Sosialisasikan Perda Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus

Pemda Lumajang Sosialisasikan Perda Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus

Tanggal 24 Januari 2019, Pemda Lumajang bekerja sama dengan USAID IUWASH PLUS mensosialisasikan Perda No 18 tahun 2018 tentang Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus di Hotel Gadjah Mada, Kabupaten Lumajang.

Kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk mengenalkan Perda Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus kepada masyarakat dan meminta komitmen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan peraturan ini. Pada saat yang sama, kegiatan ini dilakukan untuk mengenalkan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal di Kabupaten Lumajang.

Perda No 18 tahun 2018 tentang Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus ini disahkan tanggal 23 Oktober 2018 untuk mendukung pengelolaan air limbah domestik, termasuk LLTT.

Sekretaris Daerah Lumajang, Agus Triyono, mengatakan bahwa pengelolaan air limbah domestik merupakan hal yang sangat penting karena menyangkut kebutuhan dasar manusia. Oleh karena itu, pemerintah Kabupaten Lumajang membuat peraturan untuk mendukung pengelolaan air limbah domestik, termasuk program LLTT di Kabupaten Lumajang.

Lebih lanjut, Agus Triyono menjelaskan bahwa Kabupaten Lumajang telah mempunyai dua perda yang mendukung pengelolaan air limbah domestik, yaitu Perda No 6 tahun 2018 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik dan Perda No 18 tahun 2018 tentang Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus.

“Perda ini bisa digunakan sebagai payung hukum operasional [kegiatan yang berkaitan dengan pengelolaan air limbah domestik,” ujar Agus Triyono.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang juga menyampaikan kepada perwakilan masyarakat bahwa kegiatan LLTT terdiri dari menampung air limbah domestik di tangki septik, menyedot tangki septik secara berkala, hingga pengangkutan dan pengelolaan lumpur tinja di Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Saat masyarakat mendapatkan layanan sedot tinja, mereka harus membayar layanan tersebut sesuai dengan Perda No 18 tahun 2018.

Selain itu, kegiatan sosialisasi Perda ini juga memberi kesempatan Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menginformasikan kepada masyarakat bahwa pengelolaan air limbah domestik telah masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Lumajang 2019–2023.

Sebagai tindak lanjut kegiatan sosialisasi Perda ini, Pemerintah Kabupaten Lumajang akan meluncurkan program LLTT pada April 2019.

Kegiatan sosialisasi perda retribusi penyediaan dan/atau penyedotan kakus ini dihadiri oleh sekitar 100 orang yang mewakili staf pemda Kabupaten Lumajang, tokoh masyarakat, dan sektor swasta.

Available in enEnglish (English)

Mitra