English Indonesia
Selasa, 16 Oktober 2018

Lokakarya Pengembangan Silabus Pelatihan IPLT dan Seminar Nasional Pengelolaan Air Limbah Domestik

Lokakarya Pengembangan Silabus Pelatihan IPLT dan Seminar Nasional Pengelolaan Air Limbah Domestik

Pada tanggal 8 Oktober 2018, USAID IUWASH PLUS dan Kementerian PUPR bekerja sama dengan USAID PRESTASI dan STANTEC melaksanakan lokakarya keempat tentang pengembangan silabus pelatihan IPLT dan persiapan pelatihan.

Lokakarya ini merupakan bagian terakhir dari seri lokakarya pengembangan panduan teknis Rancangan Teknik Terinci (RTT) dan pemilihan teknologi LLTT yang telah dilaksanakan bersama oleh USAID IUWASH PLUS, USAID PRESTASI, STANTEC, dan Direktorat Pengembangan PLP-Kementerian PUR sejak April 2018.

Panduan dan pelatihan ini penting untuk meningkatkan kapasitas operator air limbah domestik sehingga mereka dapat mengoptimalkan fungsi IPLT.

Dalam lokakarya setengah hari ini. Sekitar 15 peserta dari Kementerian PUR dan universitas ternama yang memiliki program studi teknik lingkungan memfinalkan 16 silabus pelatihan tentang pemilihan teknologi IPLT serta menyiapkan pelatihan tersebut, termasuk menentukan siapa yang akan melakukan pelatihan.

Setelah lokakarya ini, USAID IUWASH PLUS bekerja sama dengan USAID PRESTASI dan Kementerian PUPR melakukan seminar nasional pada tanggal 9 Oktober 2018, di Jakarta. Seminar ini bertujuan berbagi informasi tentang kegiatan peningkatan kapasitas IPLT yang dilakukan USAID IUWASH PLUS, USAID PRESTASI, STANTEC, dan Kementerian PUPR, termasuk panduan pemilihan teknologi yang telah dibuat di lokakarya sebelumnya.

Seminar ini dimulai dengan sambutan dari Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID/Indonesia dan Direktur Pengembangan PLP-Kementerian PUR. Dalam sambutannya di hadapan 73 peserta perwakilan Kementerian PUPR, OPD yang mengelola air limbah domestik, OPD mitra USAID IUWASH PLUS, universitas, perusahaan, dan donor, Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID/Indonesia, Matthew Burton, sangat mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan pembangunan kapasitas IPLT. “Seluruh capaian [dalam kegiatan peningkatan kapasitas IPLT] ini akan berkontribusi untuk mencapai target sanitasi aman,” ujar Matthew.

Hal senada juga disampaikan oleh Direktur Pengembangan PLP-Kementerian PUPR, Dodi Krispratmadi. Dodi berharap seminar nasional ini akan membantu pemerintah daerah untuk membuat rencana IPLT yang komprehensif, memotivasi PDAM untuk memperluas usahanya ke pengelolaan air limbah domestik, dan membantu BUMD yang telah mengelola air limbah domestik untuk meningkatkan layanannya.

Setelah upacara pembukaan, Kementerian PUPR, USAID IUWASH PLUS, dan STANTEC bergiliran menjelaskan proses pengembangan panduan teknis RTT IPLT dan alat untuk menilai kesiapan PDAM sebagai operator pengelola air limbah domestik, serta mendiskusikan isi panduan tersebut.

Seminar ini juga memberi kesempatan kepada pemerintah daerah untuk berbagi pengalamannya tentang pemilihan teknologi IPLT. Contohnya, Dinas Perumahan dan Permukiman Deli Serdang menjelaskan pengalamannya ketika memilih teknologi IPLT melalui pemilihan RTT secara partisipatif.

Sebagai tindak lanjut acara ini, USAID IUWASH PLUS akan membuat modul pelatihan dan Kementerian PUPR akan melakukan pelatihan.

 

Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID/Indonesia, Matthew Burton, memberikan sambutan.

Available in enEnglish (English)

Mitra