English Indonesia
Selasa, 9 Oktober 2018

Advokasi Sekretaris Daerah Kota Bogor untuk Mendukung Pemasaran Sanitasi

Advokasi Sekretaris Daerah Kota Bogor untuk Mendukung Pemasaran Sanitasi

Pada tanggal 2 Oktober 2018, USAID IUWASH PLUS bertemu dengan Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat, untuk mengadvokasi pemerintah Kota Bogor agar mendukung pemasaran sanitasi sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi aman.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh perwakilan Bappeda, UPTD PAL, Bagian Humas, dan Diskominfostandi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bogor (2017), sekitar 33% dari total 1.064 juta penduduk Kota Bogor tidak mempunyai akses terhadap sanitasi.

Regional Manager USAID IUWASH PLUS untuk area Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Tangerang (WJDT), Wouter Sahanaya, mengatakan bahwa masyarakat sangat miskin memang membutuhkan bantuan pemerintah untuk membangun sarana sanitasi through program hibah sanitasi atau CSR (Corporate Social Responsibility). Tapi, ada juga masyarakat miskin produktif yang sebenarnya mampu membangun sarana sanitasi dan perlu bantuan kita untuk mengakses pembiayaan mikro sanitasi.

Pemasaran sanitasi membantu masyarakat miskin produktif untuk mengakses pinjaman sanitasi dari lembaga keuangan mikro dan produk sanitasi dari wira usaha sanitasi. Sejak Maret hingga September 2018, tujuh orang dari enam desa di Kota Bogor, yaitu Cikaret, Mekarjaya, Tanah Baru, Cibogir, Muarasari, dan Pasir Kuda, telah menerima pinjaman sanitasi dari Koperasi BAIK untuk membangun toilet.

Namun, pelaksanaan pemasaran sanitasi masih terbatas. USAID IUWASH PLUS menjelaskan tantangan dalam pemasaran sanitasi, yaitu (1) keterbatasan informasi tentang skema pembiayaan sanitasi, (2) sanitasi belum dianggap sebagai bisnis yang menguntungkan, (3) masyarakat masih menganggap pemerintah akan membangun sarana sanitasi, (4) program hibah sanitasi pemerintah tidak tepat sasaran, dan (5) tidak ada satu organisasi yang mengelola data sanitasi.

Setelah mendengar paparan dari USAID IUWASH PLUS, Ade berkomitmen untuk mendukung pemasaran sanitasi di Kota Bogor.

‚ÄúPemerintah Kota Bogor menyambut baik dan siap untuk mendukung program pemasaran sanitasi. Saya akan mendorong semua SPD untuk melaksanakan program ini. Pemerintah ingin melihat program percontohan pemasaran sanitasi berhasil dilakukan di Kota Bogor,” ujar Ade.

Ade akan menugaskan Diskominfostandi untuk mengumpulkan dan mengelola data sanitasi. Dia juga akan mengoordinasikan OPD terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dinas Kesehatan, dan Dinas Lingkungan Hidup untuk mendukung pemasaran sanitasi.

Setelah pertemuan ini, USAID IUWASH PLUS akan membantu pemerintah Kota Bogor untuk membuat rancangan Peraturan Walikota tentang Strategi Pemasaran Sanitasi dan mengkaji ulang tariff sedot tinja di sarana sanitasi komunal atau milik masyarakat miskin untuk mendukung sanitasi aman.

USAID IUWASH PLUS juga akan membantu lembaga keuangan mikro, pemerintah, dan swasta untuk mengidentifikasi segmen pasar pinjaman sanitasi. USAID IUWASH PLUS juga akan membantu OPD terkait untuk mempromosikan pemasaran sanitasi.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat, (kanan) berdiskusi tentang program pemasaran sanitasi dengan Regional Manager of USAID IUWASH PLUS untuk area WJDT (kiri).

Available in enEnglish (English)

Mitra