English Indonesia
Jumat, 21 September 2018

Pelatihan Pembangunan Jamban dan Tangki Septik di Desa Taman Agung dan Pucung Rejo

Pelatihan Pembangunan Jamban dan Tangki Septik di Desa Taman Agung dan Pucung Rejo

USAID IUWASH PLUS membantu pemerintah desa Taman Agung dan Pucung Rejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah untuk melakukan pelatihan pembangunan jamban dan tangki septik sebagai bagian dari Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALDS) pada tanggal 12-13 September 2018.

Pelatihan ini dihadiri oleh sekitar 19 peserta yang terdiri dari masyarakat, pengurus KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat), dan staff pemerintah Desa Taman Agung dan Pucung Rejo. Pelatihan ini bertujuan mengajari peserta ketrampilan praktis dan pengalaman membangun jamban dan tangki septik yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), dan meyakinkan peserta bahwa sarana sanitasi tersebut mudah dan terjangkau untuk dibangun.

Setelah belajar tentang syarat SNI toilet dan tangki septik, serta mekanisme pembangunannya, peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk praktik membuat jamban di Taman Agung, dan SPALDS yang tersambung dengan tiga rumah di Desa Pucung Rejo.

Setelah pelatihan, peserta dari Desa Taman Agung membantu salah satu anggota masyarakat, bernama Marsudi, untuk membangun jamban dan tangki septik swadaya senilai Rp2 juta di rumahnya. Peserta juga membantu warga desa lainnya, bernama Dulrohmat, untuk membangun jamban.

Tokoh masyarakat Desa Taman Agung dan Pucung Rejo mengapresisasi pelatihan ini dan menanti untuk dapat bekerjasama dengan pemerintah desa untuk membangun sarana sanitasi bagi masyarakat. “Saya sangat mengapresiasi pelatihan ini karena memotivasi masyarakat untuk meningkatkan akses sanitasi mereka. Saya harap pemerintah desa dapat membantu masyarakat untuk membangun sarana sanitasi,” ujar Budi Prayitno, Ketua RT 3, Dusun Nglawisan, Desa Taman Agung.

Untuk mewujudkan harapannya, Budi berencana membangun jamban bagi 64 KK di RT 3 menggunakan dana jimpitan (sumbangan masyarakat yan dikumpulkan setiap bulan, dan besar sumbangan disepakati oleh masyarakat). Hal serupa juga dilakukan oleh Pemerintah Desa Pucung Rejo. Mereka berencana membangun lebih banyak tangki septik sebagai bagian dari SPALDS menggunakan dana desa 2018 sebesar Rp50 juta.

USAID IUWASH PLUS membantu pemerintah desa Taman Agung dan Pucung Rejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah untuk melakukan pelatihan pembangunan jamban dan tangki septik sebagai bagian dari Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALDS) pada tanggal 12-13 September 2018. Pelatihan ini dihadiri oleh sekitar 19 peserta yang terdiri dari masyarakat, pengurus KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat), dan staff pemerintah Desa Taman Agung dan Pucung Rejo. Pelatihan ini bertujuan mengajari peserta ketrampilan praktis dan pengalaman membangun jamban dan tangki septik yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), dan meyakinkan peserta bahwa sarana sanitasi tersebut mudah dan terjangkau untuk dibangun. Setelah belajar tentang syarat SNI toilet dan tangki septik, serta mekanisme pembangunannya, peserta dibagi menjadi dua kelompok untuk praktik membuat jamban di Taman Agung, dan SPALDS yang tersambung dengan tiga rumah di Desa Pucung Rejo. Setelah pelatihan, peserta dari Desa Taman Agung membantu salah satu anggota masyarakat, bernama Marsudi, untuk membangun jamban dan tangki septik swadaya senilai Rp2 juta di rumahnya. Peserta juga membantu warga desa lainnya, bernama Dulrohmat, untuk membangun jamban. Tokoh masyarakat Desa Taman Agung dan Pucung Rejo mengapresisasi pelatihan ini dan menanti untuk dapat bekerjasama dengan pemerintah desa untuk membangun sarana sanitasi bagi masyarakat. “Saya sangat mengapresiasi pelatihan ini karena memotivasi masyarakat untuk meningkatkan akses sanitasi mereka. Saya harap pemerintah desa dapat membantu masyarakat untuk membangun sarana sanitasi,” ujar Budi Prayitno, Ketua RT 3, Dusun Nglawisan, Desa Taman Agung. Untuk mewujudkan harapannya, Budi berencana membangun jamban bagi 64 KK di RT 3 menggunakan dana jimpitan (sumbangan masyarakat yan dikumpulkan setiap bulan, dan besar sumbangan disepakati oleh masyarakat). Hal serupa juga dilakukan oleh Pemerintah Desa Pucung Rejo. Mereka berencana membangun lebih banyak tangki septik sebagai bagian dari SPALDS menggunakan dana desa 2018 sebesar Rp50 juta.

Available in enEnglish (English)

Mitra