English Indonesia

Aplikasi mWater Permudah Seleksi Penerima Bantuan GEBRAK PAKUMIS

Aplikasi mWater Permudah Seleksi Penerima Bantuan GEBRAK PAKUMIS

Untuk mengurangi kekumuhan di Kabupaten Tangerang, Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman (Dinas Perkim) Kabupaten Tangerang mengelola program bantuan GEBRAK PAKUMIS (Gerakan Bersama Masyarakat Mengatasi Kawasan Padat, Kumuh, dan Miskin). Program bantuan Pemerintah Kabupaten Tangerang yang diluncurkan sejak 2013 ini menargetkan perbaikan minimal 1.000 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) setiap tahun.

Untuk menentukan calon penerima bantuan, Dinas Perkim harus melakukan survei verifikasi data RTLH yang dikirimkan oleh unit pelaksana kegiatan GEBRAK PAKUMIS di kecamatan. Hingga pertengahan 2017, survei verifikasi RTLH ini masih dilakukan secara manual menggunakan lembar catatan, dan seluruh informasi disimpan dalam lembar salinan cetak.

Tapi, survei verifikasi RTLH secara manual tersebut dapat menyulitkan proses pemilihan calon penerima bantuan. Heru Herdiansyah, Kepala Seksi Peningkatan Kualitas Permukiman, Dinas Perkim Kabupaten Tangerang mengatakan bahwa hasil survei manual tidak dilengkapi dengan foto RTLH. Padahal, foto tersebut sangat diperlukan untuk menentukan apakah rumah tersebut memenuhi syarat menerima bantuan GEBRAK PAKUMIS, seperti atap rumah rusak dan membahayakan penghuninya dan tidak mempunyai jamban keluarga. Heru menambahkan bahwa meninjau kembali data yang disimpan dalam lembar salinan cetak satu per satu sangat merepotkan.

Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Perkim berinisiatif menggunakan aplikasi mWater untuk memverifikasi 1.000 RTLH di tahun 2018. Aplikasi ini pernah digunakan oleh Dinas Perkim dan USAID IUWASH PLUS di akhir 2017 untuk memetakan lokasi penerima bantuan GEBRAK PAKUMIS 2017 dan nasabah lembaga keuangan mikro yang mendapatkan pembiayaan mikro sanitasi di Kabupaten Tangerang. Pemetaan ini dilakukan untuk mendukung program pembiayaan mikro air minum dan sanitasi USAID IUWASH PLUS di Kabupaten Tangerang.

Aplikasi mWater merupakan aplikasi survei berbasis Android yang dikembangkan, di antaranya, untuk memetakan dan memonitor kondisi akses air dan sanitasi di suatu wilayah. Aplikasi ini dapat digunakan secara gratis sepenuhnya oleh organisasi yang bergerak di bidang pengelolaan data. Aplikasi mWater dapat menampilkan data akses air minum dan sanitasi yang disurvei secara langsung (real time), seperti jenis sarana air dan sanitasi dari responden yang disurvei dan koordinat lokasinya. Selain itu, data yang dihasilkan dari mWater dapat diintegrasikan ke dalam basis data yang sudah ada.

Untuk mendukung penggunaan mWater oleh Dinas Perkim untuk program GEBRAK PAKUMIS, di akhir April 2018 USAID IUWASH PLUS melatih staf Dinas Perkim yang akan menjadi operator GEBRAK PAKUMIS cara mengoperasikan aplikasi mWater dan membuat kuesioner survei agar nantinya Dinas Perkim mampu membuat kuesioner survei yang valid.

Setelah mengikuti pelatihan tersebut, para operator melatih enumerator GEBRAK PAKUMIS menggunakan aplikasi mWater untuk mengambil dan mengirimkan data menggunakan aplikasi mWater, termasuk cara mengambil titik koordinat lokasi RTLH yang disurvei. Para operator juga bertugas mengedit dan mengolah basis data mWater menggunakan data yang telah dikirimkan oleh enumerator.

Enumerator mengambil foto kondisi RTLH sebagai salah satu alat untuk menentukan calon penerima GEBRAK PAKUMIS.

Para enumerator tidak memerlukan banyak waktu untuk memahami cara penggunaan mWater, di awal Mei 2018 mereka mulai melakukan survei verifikasi 1.000 RTLH menggunakan aplikasi mWater yang sudah dipasang di telepon pintar mereka untuk mengambil informasi tentang kondisi RTLH dan titik koordinatnya. Kemudian, enumerator mengirimkan hasil survei mereka ke operator GEBRAK PAKUMIS menggunakan aplikasi tersebut, dan operator mengolah serta menampilkan data tersebut dalam situs web Aplikasi Sistem Identifikasi Kekumuhan (ASIK) Dinas Perkim yang berisi informasi tentang kondisi kekumuhan di Kabupaten Tangerang. Dinas Perkim telah menyerahkan data 1.000 RTLH yang telah diverifikasi tersebut kepada Bupati sebagai usulan calon penerima bantuan GEBRAK PAKUMIS 2018.

“Aplikasi mWater sangat membantu Dinas Perkim mengumpulkan data lengkap dan akurat tentang RTLH. Data seperti ini sangat diperlukan untuk mengatasi kekumuhan,” Heru Herdiansyah menjelaskan manfaat aplikasi mWater.

Senada dengan Heru, Adhi, enumerator Dinas Perkim mengatakan bahwa aplikasi mWater mempermudah proses pengambilan data dan memeriksa kembali hasil survei karena data disimpan dalam salinan digital.

Heru Hardiansyah, Kepala Seksi Peningkatan Kualitas Permukiman, Dinas Perkim Kabupaten Tangerang senang dapat menggunakan aplikasi mWater untuk mengumpulkan dan mengelola data kekumuhan di kabupaten ini.

Upaya Dinas Perkim mengumpulkan dan menyimpan data calon penerima manfaat GEBRAK PAKUMIS menggunakan aplikasi mWater dipilih oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kabupaten Tangerang sebagai salah satu dari empat inisiatif perubahan terbaik tahun 2108 yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Akhir tahun 2018, Dinas Perkim berencana untuk kembali memverifikasi 1,000 RTLH yang akan menerima bantuan GEBRAK PAKUMIS 2019.

-Suhaemi Abbas-

Available in enEnglish (English)

Mitra