English Indonesia
Kamis, 2 Agustus 2018

Tur Media Mengenalkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Perumda Air Minum Surakarta

Tur Media Mengenalkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Perumda Air Minum Surakarta

Perumda Air Minum Surakarta, dengan dukungan USAID IUWASH PLUS, melakukan tur media untuk memperkenalkan Lampu Jawa, Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT), kepada wartawan lokal dan nasional di Kota Surakarta, pada 24 Juli 2018. Tur ini diselenggarakan untuk mensosialisasikan program LLTT Perumda Air Minum Surakarta, termasuk manfaat, cara kerja, dan tarifnya, sebagai upaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap sanitasi aman. Pada saat yang sama, Perumda Air Minum Surakarta menggunakan acara ini untuk menyosialisasikan Peraturan Walikota No.5/2018 tentang Tarif Layanan Lumpur Tinja Terjadwal, dan Peraturan Walikota No.6/2018 tentang Tarif Sistem Pengelolaan Air Limbah Terpusat (SPALTS).

Direktur Utama Perumda Air Minum Surakarta, Maryanto, dan Manajer Regional Jawa Tengah USAID IUWASH PLUS, Jefry Budiman, menjelaskan tentang kebijakan pemerintah daerah terkait LLTT dan proses pembentukannya. Nanang Pirmono, Kepala Bidang Limbah Cair Perumda Air Minum Surakarta menjelaskan proses LLTT. Dia juga menyebutkan bahwa saat ini Perumda Air Minum Surakarta mempunyai 55 ribu pelanggan, dan 46.231 di antaranya telah menjadi pelanggan LLTT.

Dalam tur media ini, para wartawan mendapatkan kesempatan untuk mengunjungi IPLT Putri Cempo dan IPAL Mojosongo, serta melihat proses kerjanya. Para wartawan juga mendapat kesempatan melihat proses sedot tinja di rumah salah satu pelanggan Lampu Jawa, Sugiono. “LLTT membantu kami. Saya tidak keberatan membayar Rp5.000 per bulan hingga LLTT berikutnya yang akan dilakukan tiga tahun mendatang. Biaya ini lebih murah dibanding sedot tinja swasta yang menghabiskan Rp350.000–Rp400.000. Terima kasih Perumda Air Minum Surakarta,” ujar Sugiono menjelaskan manfaat LLTT.

Sebelum media tur selesai, beberapa wartawan berbagi pendapat positifnya tentang tur media dan program Lampu Jawa. Mereka mengatakan bahwa tur media membantu mereka memahami prosess LLTT sehingga mereka dapat memberitakan informasi tersebut dengan lebih baik.

Irawan Sapto Adhi dari Solo Pos mengatakan bahwa tur media ini membuka mata wartawan tentang program luar biasa yang telah dilakukan oleh Perumda Air Minum Surakarta dan USAID IUWASH PLUS. “Saya sangat mengapresiasi Perumda Air Minum Surakarta dan USAID IUWASH PLUS yang telah menginisiasi LLTT. Program ini akan bermanfaat bagi banyak orang, dan, dalam jangka panjang, akan melindungi lingkungan,”jelas Irawan Sapto Adhi.

Sebanyak 35 wartawan dari 35 media lokal dan nasional, seperti Solo Pos, Media Indonesia, Antara, TV One, RCTI, dan SCTV, ikut dalam tur media ini.

Wartawan mewawancarai Manajer Regional Jawa Tengah USAID IUWASH PLUS, Jefry Budiman, tentang mekanisme LLTT.

Available in enEnglish (English)

Mitra