English Indonesia
Senin, 28 Agustus 2017

Lokakarya untuk Peran dan Peluang PDAM dalam Pengelolaan Air Limbah

Lokakarya untuk Peran dan Peluang PDAM dalam Pengelolaan Air Limbah

Pada Tanggal 1 Agustus 2017, USAID IUWASH PLUS bekerja sama dengan Direktorat Pengembangan  Penyehatan Lingkungan Permukiman (PPLP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) memfasilitasi sebuah lokakarya untuk mengidentifikasi peluang bagi PDAM untuk terlibat langsung dalam pengelolaan air limbah. Sebanyak 42 peserta dari kementerian nasional, pemerintah daerah, PDAM, Perpamsi, Forkalim, USDP, dan Bank Dunia membahas beberapa hal penting termasuk mengembangkan kriteria bagi PDAM untuk ikut mengambil tanggung jawab atas pengelolaan air limbah di lokasi mereka.

Ibu Marshalina Pasaribu, Kepala Subdirektorat Standardisasi dan Kelembagaan di bawah Direktorat PPLP, dalam presentasinya menyebutkan tantangan dalam percepatan layanan sanitasi yang aman, dan juga potensi lembaga yang sudah mapan seperti PDAM untuk menangani pengelolaan air limbah.

Saat ini, ada 13 sistem pengolahan limbah: Medan, Parapat, Batam, DKI Jakarta, Tangerang, Bandung, Cirebon, Surakarta, Balikpapan, Banjarmasin, Manado, dan 2 skala regional di Jogjakarta dan Denpasar. PUPR berencana membangun sistem pengolahan limbah tambahan di Banda Aceh, Palembang, Pekan Baru, Jambi, Makassar, Bogor, Surabaya, dan Mataram. Ada beberapa praktik terbaik untuk PDAM dalam mengelola air limbah, namun jumlahnya masih sangat kecil, yaitu PDAM Bandung, Surakarta, Medan, dan Balikpapan.

Maka diperlukan beberapa upaya untuk melibatkan PDAM lain yang berpotensi mengelola air limbah. Untuk melakukan itu, penting untuk memahami sifat dan kesiapan PDAM dalam memenuhi syarat untuk mengelola air limbah. Oleh karena itu, selama lokakarya, USAID IUWASH PLUS mempresentasikan draf konsep kriteria seleksi PDAM agar memenuhi syarat dalam pengelolaan air limbah. Ada tiga aspek kriteria seleksi: (a) institusi dan peraturan, (b) pembiayaan, dan (c) operasional teknis.

Setelah presentasi, peserta dibagi menjadi tiga kelompok untuk membahas detail aspek kriteria di atas. Hasil diskusi dari kelompok yang berisi masukan, saran, dan koreksi untuk kriteria tersebut kemudian disajikan dalam sesi pleno. USAID IUWASH PLUS  berkonsultasi dengan Direktorat PPLP akan merevisi draf konsep kriteria seleksi PDAM, dan draf itu akan diujicobakan ke PDAM untuk mengkaji apakah PDAM memenuhi syarat untuk mengelola air limbah atau tidak.

“Lokakarya ini sangat bermanfaat dalam memberikan wawasan baru tentang pengelolaan sanitasi untuk PDAM, terutama untuk isu-isu Air Limbah Domestik (ALD). Program USAID IUWASH PLUS juga sangat membantu dalam mendukung pelaksanaan tugas terkait ALD, “kata Heri Batangari Nasution, Direktur Air Limbah PDAM Tirtanadi dari Sumatera Utara.

Available in enEnglish (English)

Mitra