English Indonesia
Senin, 29 Mei 2017

Kunjungan Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia ke Makassar: penandatanganan Kesepakatan Kemitraan dan lokasi hotspot

Kunjungan Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia ke Makassar: penandatanganan Kesepakatan Kemitraan dan lokasi hotspot

Pada tanggal 18 – 19 Mei 2017, Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia, Matthew Burton mengunjungi Kota Makassar untuk menyaksikan penandatanganan 4 Kesepakatan Kemitraan antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, 3 kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan dan USAID IUWASH PLUS, serta mengunjungi lokasi kegiatan (hotspot) di Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso untuk melihat keadaan  masyarakat yang terkait dengan kondisi air dan sanitasi di sana.

Penandatanganan 4 Kesepakatan Kemitraan dengan Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Barru, Bantaeng, dan Bulukumba diadakan di Hotel The Rinra Makassar pada 18 Mei 2017. Setiap Kesepakatan Kemitraan itu ditandatangani oleh Louis O’Brien sebagai Chief of Party dari USAID IUWASH PLUS dan perwakilan pemerintah daerah yang terkait. Untuk Provinsi Sulawesi Selatan, kesepakatan ditandatangani Kepala Bappeda Sulawesi Selatan, Drs. H. Jufri Rahman, M.Si. Untuk ketiga kabupaten, dokumen kesepakatan ditandatangani oleh Wakil Bupati Bantaeng, Drs. H. Muhammad Yasin, MT; Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, S.IP; dan Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Ir. H. Nasruddin AM, M.Si.

MksrMoUMeiID

Dalam acara penandatangan itu, Direktur Kantor Lingkungan Hidup USAID Indonesia, Matthew Burton menyampaikan sambutannya tentang kerja sama antara program USAID IUWASH PLUS dan Pemerintah Indonesia, terutama Provinsi Sulawesi Selatan dan tiga kabupaten penandatangan kesepakatan untuk bekerja sama meningkatkan akses air minum , sanitasi, dan perbaikan perilaku higiene bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan di perkotaan. “Sangat diharapkan agar di masa depan masyarakat dapat memiliki akses ke air minum dan perbaikan sanitasi,” ungkap Matthew Burton menutup sambutannya.

Dalam sambutan berikutnya, Kepala Bappeda Sulawesi Selatan, Jufri Rahman menyatakan bahwa kerja sama ini adalah bukti dari Pemerintah Sulawesi Selatan yang serius dalan melaksanakan upaya upaya untuk mewujudkan akses air minum dan sanitasi bagi masyarakat.

 

Pada 19 Mei 2017, Matthew Burton mengunjungi lokasi hotspot di lingkungan  RW 1 dan RW 5 Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso di Kota Makassar untuk menyaksikan masyarakat dan kondisi air minum dan sanitasi di daerah itu. Selama kunjungannya, Lurah Lette, Muhammad Jauzi menjelaskan bahwa masyarakat di sini memperoleh air bersih dengan membeli air berjerigen dari tetangganya yang memiliki sambungan perpipaan ke PDAM. Air dijual dengan harga per gerobak sebesar Rp. 3.000,- dimana setiap gerobak terdiri 6 jerigen air yang masing masing berisi 10 liter. Di antara permukiman di Kelurahan Lette, RW 1 dan 5 adalah permukiman padat penduduk yang termasuk dalam Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Namun, sebagian besar rumah tangga di daerah itu sudah tersambung dengan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) Komunal.

 

Available in enEnglish (English)

Mitra