English Indonesia

Jurus Jitu Pemasaran L2T2 PD PAL Jaya

Sebagai perusahaan daerah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bergerak di bidang jasa layanan pengelolaan air limbah domestik, PD PAL Jaya menyadari bahwa pemasaran merupakan gerbang utama agar produk jasa yang ditawarkan PD PAL Jaya dapat dikenal, diterima, dan pada akhirnya diminati oleh masyarakat. Untuk itu, PD PAL Jaya melakukan sejumlah inovasi dalam pelayanan sedot tinja, berupa Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2) yang meliputi 3 aspek utama, yaitu pemasaran, tarif, dan pelayanan.

L2T2 adalah bagian dari kegiatan pengelolaan air limbah yang telah dilakukan oleh PD PAL Jaya sejak pertengahan tahun 2015 melalui kerja sama dengan USAID IUWASH, yang merupakan proyek pendahulu USAID IUWASH PLUS.  Penyelenggaraan pengelolaan air limbah domestik ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan sanitasi dan air limbah domestik yang aman (safely managed), sehingga tercapai peningkatan kualitas kehidupan masyarakat dan lingkungan yang lebih baik dan sehat.

Untuk mengenalkan produk layanannya, PD PAL Jaya memilih untuk melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat, yaitu dengan menempatkan personil dan mobil sedot tinja langsung di tingkat kelurahan. Langkah penempatan itu dilakukan bekerja sama dengan mitra strategis dari unsur pemerintah, seperti Kelurahan, RT/RW, dan unsur masyarakat yang meliputi PKK dan Bank Sampah.

(Shinta Nurwulan/USAID IUWASH PLUS) Petugas L2T2 PD PAL Jaya melakukan demo penyedotan tinja saat peresmian Grebeg Kelurahan L2T2 di Pademangan Barat, 27 Maret 2017.

Untuk menarik minat pelanggan terhadap program L2T2, PD PAL Jaya meluncurkan strategi pemasaran yang berbeda dari pelayanan sedot tinja yang sudah ada. Strategi inovasi dari PD PAL Jaya adalah dengan mengemas Program L2T2 dalam acara menarik, yang disebut  Grebeg (Gerakan Bersih Sehat Lingkungan dengan Gotong Royong) Kelurahan L2T2. Metode pemasaran Grebeg Kelurahan dilakukan melalui serangkaian kegiatan, yaitu peluncuran Grebeg L2T2 di kelurahan, membagikan selebaran dan memasang poster, membuka stand Grebeg L2T2, demo penyedotan, menawarkan dari rumah ke rumah (door-to-door), memberdayakan masyarakat, dan memberikan hadiah langsung bagi warga yang bergabung dalam program L2T2, berupa alat alat sanitasi untuk keluarga seperti sabun, deterjen, sikat lantai, sikat cuci piring, dan juga hadiah undian berupa TV 32 inci dan telepon seluler. “Pada intinya, program Grebeg L2T2 merupakan sebuah sistem pelayanan door to door yang dilakukan petugas untuk menawarkan penyedotan lumpur tinja secara berkala 1 sampai 3 tahun,” jelas Subekti, Direktur Utama PD Pal Jaya.

Untuk tahun 2017, PD PAL Jaya menargetkan 6 kelurahan dengan masing masing kelurahan sebanyak 500 pelanggan. Pada  bulan Februari 2017, Grebeg Kelurahan sudah dimulai dan dilaksanakan di Kelurahan Pekojan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat dan telah mempunyai 32 pelanggan dari kelompok masyarakat menengah bawah. Di Kelurahan Pademangan Barat, Jakarta Barat, Grebeg Kelurahan telah diluncurkan Bulan Maret 2017.  Kelurahan yang menjadi target Grebeg Kelurahan berikutnya adalah Rawamangun (Jaktim), Lenteng Agung (Jaksel), Kelapa Gading (Jakut), dan Pulogadung (Jaktim). “Gerakan Grebeg Kelurahan L2T2 ini diharapkan bisa meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan juga turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” seperti diungkapkan Dini Paramita Sapaty, Lurah Pademangan Barat, dalam sambutannya pada acara peresmian Grebeg Kelurahan di Pademangan Barat tanggal 27 Maret 2017 yang lalu.

(Taufik Sugandi/USAID IUWASH PLUS) Acara peresmian Grebeg Kelurahan L2T2 di Kelurahan Pademangan Barat pada 27 Maret 2017.

Untuk mendukung strategi pemasaran di atas, inovasi berikutnya yang dilakukan PD PAL Jaya adalah menawarkan tarif layanan yang kompetitif disertai dengan pelayanan prima. Jasa penyedotan layanan tinja pada umumnya dapat dilakukan oleh penyedia dari unsur swasta dan pemerintah daerah sendiri. Tarif L2T2 yang ditawarkan oleh PD PAL Jaya ternyata selain lebih kompetitif juga menawarkan kemudahan bagi penggunanya. Sebagai contoh, tarif sedot tinja yang ditawarkan oleh pihak swasta berkisar 450-600 ribu rupiah dan tidak bisa dicicil. Sebaliknya, PD PAL Jaya menawarkan tarif hanya sebesar 330 ribu rupiah dengan kemudahannya, yaitu dapat dicicil 3 kali, dengan setiap cicilan sebesar 110 ribu rupiah.

Selain tarif yang kompetitif, PD PAL Jaya memberikan pelayanan prima bagi pelanggan. Beberapa inovasi pelayanan prima yang sudah dilakukan adalah menerapkan tata cara pelayanan, misalnya menjelaskan terlebih dahulu kepada pelanggan tentang biaya, teknik/prosedur, dampak kerusakan yang mungkin terjadi akibat proses penyedotan; menerapkan prinsip K3 (Kesehatan, Keselamatan, Kerja), penggunaan masker, helm, baju kerja, sepatu bot, sarung tangan, senter, melengkapi kendaraan sedot dengan rambu lalu lintas, dan membekali petugas dengan surat tugas resmi dari PD PAL dan Kelurahan.

PD PAL Jaya berusaha terus meningkatkan kinerja dan layanannya  dengan menjalin kerja sama dengan USAID IUWASH PLUS terkait konsep L2T2 dan jurus jitu pemasaran, pendampingan, penentuan lokasi sasaran pemasaran, dan monitoring dan evaluasi program Grebeg Kelurahan. “Dukungan USAID IUWASH PLUS tentu sangat diharapkan untuk mempercepat tercapainya target pelanggan L2T2 di DKI khususnya wilayah sasaran,” demikian pernyataan Subekti, Direktur PD PAL Jaya.

(Taufik Sugandi/USAID IUWASH PLUS) PD PAL Jaya memberikan pelayanan prima bagi pelanggan dengan menerapkan prinsip K3 untuk para petugasnya.

(Taufik Sugandi/USAID IUWASH PLUS) Kendaraan sedot tinja PD PAL Jaya.

 

 

Available in enEnglish (English)

Mitra