English Indonesia
Jumat, 14 April 2017

Pelatihan SIG untuk Meningkatkan Kapasitas PDAM

Cover GIS training

Dari kondisi di lapangan, diketahui bahwa data mengenai jaringan perpipaan dan pelanggan air minum hanya tersedia dalam format Gambar Teknik biasa atau dengan Bantuan Komputer (Computer Aided Design/CAD).  Kondisi itu tentu akan membatasi perusahaan air minum menyediakan pelayanan air minum ke masyarakat. Berdasarkan hal itu,  USAID IUWASH PLUS menyadari bahwa teknologi informasi, khususnya SIG (Sistem Informasi Geografis), memainkan peran penting untuk meningkatkan kapasitas staf Perusahaan Daerah Air Minum dalam menyediakan layanan air minum kepada masyarakat. SIG memiliki kelebihan dalam menyediakan data spasial yang dapat dikombinasikan dan ditumpangsusunkan dengan data lain yang memungkinkan staf PDAM mencari data dengan mudah, seperti data lokasi pipa air dengan diameter yang spesifik dan juga lokasi pelanggan.

Digitasi Pelatihan SIG

Berfokus pada peningkatan mutu pelayanan, dan perluasan area layanan PDAM, USAID IUWASH PLUS bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (DitPSPAM) untuk mengembangkan Modul Pelatihan SIG pada Program Pusat Keunggulan. Sebagai hasilnya, draf modul telah dibuat pada Desember 2016 dan telah diujicobakan pada Pelatihan untuk Staf PDAM tanggal 20-24 Februari 2017 di Kota Malang.

 

Enam belas peserta dari 14 PDAM tingkat Kota dan Kabupaten (Balangan, Bandarmasih, Bangkalan, Bondowoso, Gianyar, Gresik, Kuningan, Lumajang, Madiun, Malang, Probolinggo, Sidoarjo) dengan latar belakang yang bervariasi, dari operator sampai kepala seksi telah mengikuti pelatihan ini. Peserta pelatihan tersebut meliputi 7 PDAM dampingan USAID IUWASH PLUS di Jawa Timur dan 7 PDAM yang dipilih DitPSPAM.

Pelatihan SIG GPS

Pelatihan ini mengangkat beberapa topik yang menarik seperti konsep dan pengenalan SIG, perangkat lunak dan keras SIG. Selain itu, pelatihan ini juga disampaikan secara interaktif  dengan mengombinasikan kegiatan di dalam kelas dan lapangan. Di dalam kelas, peserta mendapat pengalaman bagaimana mengubah data CAD, memindai peta cetak dan mengubahnya menjadi digital, dan juga membuat peta. Selama di lapangan, peserta mendapat pengalaman langsung menggunakan perangkat GPS dan telepon pintar. Sutjibto, S.Kom., staf PDAM Kota Malang menyatakan bahwa pelatihan ini sangat positif dan di masa mendatang pelatihan ini perlu ditingkatkan melalui pendampingan dengan PDAM. Selanjutnya, Suwono, S.T., staf PDAM Kabupaten Gresik menyatakan, ”Kami berharap ada pelatihan lanjutan di tiap PDAM dalam bentuk proyek percontohan agar materi dan manfaat pelatihan ini bisa diaplikasikan ke banyak pihak.”

Available in enEnglish (English)

Mitra